Sering Makan Gorengan, Kenali Dampaknya bagi Kesehatan

  • 27 Agt 2026 09:13 WIB
  •  Palu
Poin Utama
  • Penting untuk memperhatikan dan membatasi frekuensi konsumsi gorengan agar tidak berdampak negatif pada kesehatan tubuh.
  • Gorengan seperti bakwan, tahu, tempe, pisang goreng, dan risoles adalah camilan populer yang mudah ditemukan dan disukai banyak orang karena rasa gurih dan tekstur renyah.
  • Konsumsi gorengan terlalu sering dan dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan asupan lemak dan kalori karena makanan goreng menyerap banyak minyak.

RRI.CO.ID, Palu - Gorengan menjadi salah satu makanan yang mudah ditemukan dan digemari banyak orang. Rasanya yang gurih dengan tekstur renyah membuat makanan seperti bakwan, tahu, tempe, pisang goreng hingga risoles kerap menjadi pilihan camilan sehari-hari.

Melansir Alodokter, meski nikmat, konsumsi gorengan terlalu sering dan dalam jumlah berlebihan perlu diperhatikan. Makanan yang digoreng umumnya menyerap minyak sehingga dapat menambah asupan lemak dan kalori dalam makanan.

Jika kebiasaan tersebut berlangsung dalam jangka panjang, asupan kalori yang berlebihan dapat berkontribusi terhadap peningkatan berat badan. Risiko tersebut dapat semakin besar apabila konsumsi gorengan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik dan pola makan yang seimbang.

Jenis minyak dan cara pengolahan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Penggunaan minyak secara berulang kali dapat menurunkan kualitas minyak, sehingga sebaiknya masyarakat menghindari makanan yang digoreng menggunakan minyak yang sudah digunakan berkali-kali.

Selain itu, makanan yang digoreng pada suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa tertentu selama proses pemasakan. Karena itu, konsumsi makanan yang terlalu gosong atau berwarna sangat gelap sebaiknya dibatasi.

Bukan berarti gorengan harus sepenuhnya dihindari. Masyarakat tetap dapat menikmatinya sesekali dengan memperhatikan porsi, memilih minyak yang masih layak digunakan, serta mengimbanginya dengan konsumsi sayur, buah, sumber protein dan air putih yang cukup.

Dengan membatasi frekuensi dan jumlah konsumsi, kegemaran menikmati gorengan dapat tetap dilakukan secara lebih bijak. Menjaga pola makan beragam dan seimbang menjadi langkah penting untuk mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang. (NP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....