Orang Tua Mewaspadai Gejala DBD Anak

  • 30 Jun 2026 08:24 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu -Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali ditemukan di berbagai daerah. Kondisi ini meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya para orang tua, terhadap ancaman penyakit yang dapat menyerang anak-anak.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, penyuluhan kesehatan terus digencarkan, mulai dari puskesmas hingga lingkungan permukiman warga. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengenali gejala DBD dan melakukan langkah pencegahan sejak dini.

Melansir Alodokter, masyarakat diimbau untuk mengenali tanda-tanda awal DBD pada anak agar penanganan dapat segera dilakukan dan risiko komplikasi dapat diminimalkan. Gejala DBD pada anak umumnya muncul secara bertahap dan dapat menyebabkan kondisi fisik menurun dengan cepat.

Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Demam tinggi

Kondisi ini biasanya berlangsung selama beberapa hari dan memerlukan pemantauan secara ketat.

  1. Sakit Kepala dan Nyeri Tubuh

Gejala ini sering muncul bersamaan dengan demam. Anak biasanya tampak lemas, mudah lelah, dan kurang aktif dibandingkan biasanya.

  1. Bintik Merah pada Kulit

Bintik merah menjadi salah satu ciri khas DBD. Gejala ini perlu diwaspadai karena sering muncul seiring menurunnya kondisi tubuh anak.

  1. Mual dan Muntah Berulang

Mual dan muntah yang terjadi berulang kali dapat menyebabkan nafsu makan menurun drastis serta meningkatkan risiko dehidrasi.

Orang tua dianjurkan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami demam tinggi yang disertai gejala DBD, terutama jika kondisinya semakin memburuk. Penanganan medis yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi.

Selain mengenali gejala, masyarakat juga diharapkan aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air secara berkala. Kemudian, menutup rapat seluruh wadah penampungan air dan mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Dengan meningkatkan kewaspadaan, mengenali gejala sejak dini, serta menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan 3M Plus, diharapkan penyebaran DBD dapat ditekan. (JRL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....