Ibu Hamil, Waspada Anemia sejak Dini
- 19 Jun 2026 12:56 WIB
- Palu
RRI.CO.ID , Palu - Anemia masih menjadi masalah kesehatan yang sering dialami ibu hamil di berbagai daerah Indonesia. Kondisi ini terjadi ketika kadar hemoglobin menurun sehingga pasokan oksigen bagi tubuh berkurang.
Masalah tersebut dapat dialami siapa saja, terutama ibu hamil yang membutuhkan zat besi lebih banyak. Risiko meningkat saat asupan gizi kurang, kehamilan berjarak dekat, atau pemeriksaan kesehatan tidak rutin.
Kondisi anemia dapat terjadi selama masa kehamilan, terutama memasuki trimester kedua hingga ketiga. Pada periode tersebut, kebutuhan darah meningkat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin.
Anemia pada ibu hamil ditemukan di berbagai wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan. Fasilitas kesehatan terus mengingatkan masyarakat agar memahami bahaya kondisi tersebut sejak awal.
Gejala yang sering muncul meliputi lemas, pusing, mudah lelah, dan wajah tampak pucat. Keluhan tersebut sering dianggap biasa, sehingga penanganan kerap terlambat dilakukan.
Melansir Mayo Clinic, anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi dan nutrisi lain saat kehamilan dapat mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan. Bagi ibu, anemia dapat menyebabkan kelahiran prematur, depresi pasca persalinan, kesulitan mengatasi infeksi, hingga perdarahan saat menjalani persalinan.
Pencegahan dilakukan dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi, protein, serta vitamin pendukung penyerapan. Ibu hamil juga dianjurkan rutin mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Melalui pemeriksaan kehamilan berkala, anemia dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat. Langkah sederhana tersebut membantu menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung tumbuh kembang janin optimal. (SA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....