Kurang Gerak, Ancaman Bagi Kesehatan
- 30 Mar 2026 08:20 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kurangnya aktivitas fisik atau gaya hidup sedentari kini menjadi perhatian serius dalam dunia kesehatan. Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam duduk, baik saat bekerja maupun beristirahat.
Kebiasaan tersebut tanpa disadari dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Kondisi ini semakin meningkat seiring perkembangan teknologi yang membuat aktivitas menjadi serba praktis.
Berdasarkan berbagai sumber kesehatan seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kurang gerak menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit tidak menular. Aktivitas fisik yang rendah berkaitan erat dengan meningkatnya risiko penyakit jantung, diabetes, hingga obesitas.
| Baca juga: Pola Makan Buruk Picu Gangguan Lambung |
Bahkan, kebiasaan duduk terlalu lama dapat memperlambat metabolisme tubuh. Hal ini berdampak pada penurunan kemampuan tubuh dalam membakar kalori secara optimal.
Kurang gerak juga dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang. Aktivitas fisik sebenarnya berperan penting dalam meningkatkan produksi hormon endorfin yang dapat memperbaiki suasana hati.
Tanpa aktivitas yang cukup, seseorang lebih rentan mengalami stres, kecemasan, bahkan depresi. Karena itu, olahraga ringan sekalipun sangat dianjurkan untuk menjaga keseimbangan mental.
Selain itu, sistem otot dan tulang juga terdampak akibat kurangnya aktivitas fisik. Otot yang jarang digunakan akan mengalami penurunan kekuatan dan fleksibilitas.
Tulang pun menjadi lebih rentan terhadap pengeroposan atau osteoporosis. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup seseorang.
Untuk mengatasi masalah ini, para ahli kesehatan menyarankan aktivitas fisik secara rutin. Tidak harus olahraga berat, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, atau peregangan sudah memberikan manfaat.
Setidaknya, disarankan untuk melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari. Kebiasaan kecil ini dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan tubuh.
Kurang gerak bukan sekadar kebiasaan, tapi ancaman nyata bagi kesehatan karena dampaknya dapat dirasakan dalam jangka pendek maupun panjang.Karena itu, penting bagi setiap individu untuk mulai bergerak dan menjaga keseimbangan aktivitas. (SA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....