Jangan Tidur dengan Rambut Masih Basah

  • 13 Mar 2026 21:14 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Banyak orang memilih keramas pada malam hari setelah beraktivitas seharian. Rasa segar setelah mandi sering membuat tubuh lebih rileks dan mengantuk, sehingga tidak sedikit yang langsung tertidur meski rambut masih dalam keadaan basah.

Padahal, kebiasaan tidur dengan rambut basah tidak disarankan. Kondisi rambut yang masih basah membuat lapisan kutikula rambut terbuka sehingga rambut menjadi lebih rapuh dan mudah patah ketika mengalami gesekan dengan bantal saat tidur.

Selain merusak rambut, kebiasaan ini juga berpotensi memicu pertumbuhan bakteri. Rambut dan kulit kepala yang lembap dapat membuat bantal menjadi basah, sehingga menjadi tempat yang ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang.

Kondisi tersebut dapat menimbulkan berbagai gangguan, seperti infeksi jamur pada kulit kepala hingga ketombe. Lingkungan yang lembap pada kulit kepala memang dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme yang mengganggu kesehatan rambut.

Tak hanya itu, tidur dengan rambut basah juga bisa menyebabkan sakit kepala. Perubahan suhu tubuh serta kelembapan di kulit kepala dapat memicu ketegangan dan membuat aliran darah meningkat sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman di kepala.

Dampak lain yang sering terjadi adalah rambut menjadi kusut dan sulit diatur saat bangun tidur. Rambut yang mengering secara alami saat tidur sering kali berubah bentuk sehingga membuat penampilan kurang rapi di pagi hari.

Karena itu, para ahli menyarankan agar rambut dikeringkan terlebih dahulu sebelum tidur. Selain menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala, langkah sederhana ini juga dapat membantu menjaga kualitas tidur tetap nyaman dan sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....