Program Berani Berkah Perkuat Fondasi Spiritual Pembangunan Sulawesi tengah

  • 21 Jun 2026 04:53 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat pembangunan berbasis nilai-nilai spiritual melalui program Berani Berkah yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan keagamaan, seperti Jumat Subuh Berkah, Sulteng Berjamaah, dan Sulteng Mengaji.

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Sholat Subuh Berjamaah dan Dzikir Bersama yang dihadiri ribuan jamaah dari kalangan ASN, Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jum'at (19/6/2026).

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus ditopang oleh kekuatan moral dan spiritual masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai keagamaan memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis, memperkuat karakter aparatur pemerintahan, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, tausiyah agama disampaikan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag. Ia menjelaskan bahwa dzikir tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas melafalkan nama Allah SWT, tetapi juga menghadirkan kesadaran spiritual dalam setiap pikiran, perkataan, dan tindakan manusia.

Menurutnya, ketenangan hati yang lahir dari dzikir menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, termasuk berbagai ujian dan musibah yang pernah dialami masyarakat Sulawesi Tengah.

"Dengan banyak mengingat Allah, maka hati akan menjadi tenang. Ketenangan itulah yang saat ini sangat dibutuhkan manusia, terlebih ketika kita sedang menghadapi ujian," ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat yang memiliki ketenangan batin akan lebih mampu menjaga persatuan, memperkuat solidaritas sosial, serta menghadapi berbagai tantangan dengan penuh kesabaran dan optimisme.

Melalui program Berani Berkah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap semangat religius tidak hanya tumbuh di lingkungan pemerintahan, tetapi juga menjadi gerakan bersama di tingkat Kabupaten, Kota, hingga masyarakat akar rumput.

Pemprov Sulteng optimistis penguatan nilai spiritual yang berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi dan infrastruktur akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang aman, sejahtera, harmonis, dan penuh keberkahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....