Palu Skateboarding: Hobi, Komunitas, dan Solidaritas
- 29 Agt 2026 14:00 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Komunitas Palu Skateboarding terus mempertahankan aktivitasnya di Kota Palu. Komunitas yang terbentuk sejak 2008 tersebut menjadi wadah bagi para pegiat skateboard untuk berlatih, berbagi pengalaman, sekaligus membangun kebersamaan.
Perjalanan Palu Skateboarding berawal dari sejumlah anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga skateboard. Seiring waktu, komunitas tersebut berkembang menjadi tempat berkumpul bagi para pemain, baik yang sudah berpengalaman maupun mereka yang baru mulai mengenal skateboard.
Ketua Palu Skateboarding, Bola, mengatakan kecintaan terhadap skateboard menjadi salah satu alasan komunitas tersebut mampu bertahan selama bertahun-tahun. Hal itu disampaikannya saat hadir dalam program Obrolan Komunitas Jaga Malam RRI Palu di Programa 2 RRI.
“Dari awal memang kami ingin punya wadah untuk teman-teman yang suka skate. Sampai sekarang yang membuat kami tetap bertahan itu karena memang sudah cinta dengan skateboard dan komunitasnya,” ujar Bola.
Untuk menjaga kemampuan dan kebersamaan, anggota Palu Skateboarding biasanya melakukan latihan pada sore hari. Latihan dilakukan di sejumlah ruang terbuka di Kota Palu, termasuk Taman Hutan Kota Palu dan kawasan yang biasa digunakan untuk aktivitas skateboard, mulai sekitar pukul 16.00 hingga selesai.
Eko mengatakan, konsistensi latihan menjadi salah satu hal penting bagi pemain yang ingin meningkatkan kemampuan. Bagi pemula, penguasaan teknik dasar seperti menjaga keseimbangan dan posisi berdiri di atas papan perlu menjadi perhatian sebelum mempelajari trik yang lebih sulit.
| Baca juga: HMTPWK UNTAD Hadirkan Urban Art Festival |
“Yang paling penting sering latihan, mulai dari dasar dulu, seperti menjaga keseimbangan dan cara berdiri di atas papan. Kalau dasarnya sudah kuat, baru belajar trik sedikit demi sedikit,” kata Eko.
Sementara itu, Dodi menilai keberanian mencoba dan kemauan belajar dari kesalahan juga menjadi bagian dari proses berlatih. Ia mengingatkan pemain, terutama pemula, untuk memahami teknik dasar, melakukan pemanasan, menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai, serta meningkatkan kemampuan secara bertahap.
“Jangan takut gagal ketika belajar trik. Kalau jatuh atau belum berhasil, evaluasi lagi dan coba pelan-pelan. Yang penting jangan memaksakan diri,” ujar Dodi.
Bagi anggota Palu Skateboarding, aktivitas bermain skateboard tidak hanya berkaitan dengan kemampuan melakukan trik. Latihan menjadi ruang untuk saling belajar, bertemu, dan memberikan dukungan antaranggota. Perjalanan sejak 2008 menjadi bagian dari pengalaman komunitas dalam mempertahankan kecintaan terhadap skateboard sekaligus menjaga kebersamaan di antara para anggotanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....