Seni Tari Jadi Wadah Suarakan Isu Anti Bullying
- 18 Apr 2026 15:28 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kelompok seni Bengkel Seni Budaya (BSB) Universitas Tadulako terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu wadah kreatif mahasiswa yang konsisten berinovasi hingga tahun 2026. Salah satu strateginya adalah dengan mengangkat isu-isu sosial yang sedang viral ke dalam sebuah karya seni pertunjukan.
"Kami sering mengangkat isu yang sedang viral untuk dijadikan 'garapan' seni, sekaligus mewadahi anggota untuk membuat karya yang ditampilkan di acara tahunan kami,"ujar Kirana kepada RRI.
Sebagai pengurus inti dari BSB, dirinya juga mengungkapkan bahwa seni bukan sekadar estetika, melainkan media komunikasi yang kuat untuk merespons fenomena di masyarakat.
Dirinya mencontohkan adalah garapan tari, bertema bullying atau perundungan. Langkah ini diambil sebagai respons pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan. Dalam karya tersebut, pesan sosial tidak disampaikan melalui kata-kata, melainkan melalui visualisasi gerak yang emosional.
| Baca juga: Tips Memeram Mangga agar Cepat Masak |
"Jadi pesan sosialnya sampai ke audiens melalui keindahan gerak,"ungkap Michael salah satu anggota BSB.
BSB berusaha menyentuh empati audiens dengan menggambarkan sisi gelap dampak perundungan, mulai dari perasaan tertekan hingga jeritan batin sang korban.
Melalui kemasan yang kreatif dan pemanfaatan media sosial, BSB berharap pesan-pesan penting ini dapat menjangkau generasi muda dengan cara yang lebih halus namun mendalam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....