Menjamurnya Minuman Kekinian, Jamu Tradisional Masih Diburu Peminatnya

  • 18 Sep 2026 15:06 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Jamu tradisional masih diminati masyarakat meski berbagai jenis minuman kekinian semakin mudah ditemukan. Kondisi tersebut turut dirasakan penjual jamu di Kabupaten Sigi yang masih menerima pesanan dari pelanggan hingga Kota Palu.

Salah seorang penjual jamu, Umi Ati, mengatakan pesanan jamu yang dibuatnya masih datang dari masyarakat di Sigi maupun Palu. Sebagian pesanan diterima secara daring, sehingga ia tetap memproduksi jamu secara rutin.

“Alhamdulillah, sampai sekarang masih banyak yang pesan, bukan hanya di Sigi, tetapi juga ada yang dari Palu. Saya juga sering berjualan sampai ke Palu kalau ada yang pesan atau ada kesempatan,” kata Umi Ati.

Umi Ati mengatakan dirinya membuat jamu secara mandiri menggunakan berbagai bahan rempah. Bahan yang digunakan antara lain kunyit, jahe, kencur, temulawak, gula aren, serta sejumlah bahan lain sesuai jenis jamu yang dibuat.

Untuk harga, jamu dijual berdasarkan ukuran botol. Ukuran sedang dibanderol sekitar Rp20 ribu, sedangkan ukuran lainnya mulai Rp30 ribu hingga Rp60 ribu untuk botol berukuran besar.

Menurut Umi Ati, penggunaan bahan-bahan alami menjadi salah satu karakteristik jamu yang diproduksinya. Ia mempertahankan cara pembuatan tersebut untuk memenuhi permintaan pelanggan yang masih mencari minuman tradisional.

Keberadaan usaha jamu tersebut menunjukkan masih adanya permintaan terhadap minuman tradisional di tengah berkembangnya berbagai pilihan minuman modern. Bagi Umi Ati, permintaan dari pelanggan menjadi dorongan untuk terus mempertahankan usaha jamu yang dijalankannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....