Harga Minyak Goreng Dua Pekan Terakhir Mengalami Kenaikan

  • 08 Mei 2026 19:44 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Harga minyak goreng di Kota Palu mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga tersebut dikeluhkan para pedagang maupun masyarakat karena berdampak langsung terhadap biaya kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Dari sebelumnya dijual sekitar Rp20 ribu per liter, kini harga minyak goreng mencapai Rp24 ribu per liter.

Kenaikan harga itu terjadi hampir di seluruh lapak pedagang yang berada di seputaran Jalan Bulumasomba, Kota Palu. Para pedagang mengaku kenaikan sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir akibat harga pasokan dari distributor yang ikut meningkat. Kondisi tersebut membuat pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual kepada pembeli.

Salah satu pedagang minyak goreng di kawasan Jalan Bulumasomba, Sita Dahlia, mengatakan kenaikan harga membuat pembeli mulai mengurangi jumlah pembelian. Ia mengaku tidak bisa mempertahankan harga lama karena modal pembelian barang dari pemasok juga mengalami kenaikan.

Saat ditemui RRI di lapak dagangannya, Sita Dahlia menjelaskan bahwa saat ini pedagang membeli minyak goreng dengan harga yang lebih tinggi dibanding sebelumnya. Menurutnya, kondisi itu terjadi hampir merata di sejumlah distributor sehingga pedagang kecil tidak memiliki banyak pilihan selain menaikkan harga jual.

“Kami juga terpaksa naikkan harga karena sekarang beli dari pemasok sudah mahal. Biasanya jual Rp20 ribu per liter, sekarang sudah Rp24 ribu per liter,” ujar Sita Dahlia kepada RRI.

Ia menambahkan, kenaikan harga minyak goreng cukup memengaruhi daya beli masyarakat. Banyak pelanggan yang sebelumnya membeli dalam jumlah besar kini memilih membeli lebih sedikit untuk menyesuaikan pengeluaran rumah tangga mereka.

Para pedagang berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok, khususnya minyak goreng, agar kondisi pasar kembali normal. Mereka juga berharap distribusi barang ke pasar tradisional dapat berjalan lancar sehingga harga tidak terus mengalami kenaikan yang memberatkan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....