Tergerus Zaman, Jamu Tradisional Rumahan Kini Semakin Jarang Ditemui
- 18 Apr 2026 06:43 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Jamu tradisional buatan sendiri kini mulai jarang ditemui di tengah maraknya minuman modern. Namun demikian, minuman herbal ini masih memiliki banyak peminat karena dipercaya memiliki manfaat baik bagi kesehatan. Di Kota Palu, salah satu penjual jamu tradisional yang masih bertahan adalah Gina, yang rutin berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Moh. Yamin.
Gina mengaku tetap konsisten menjual jamu racikannya sendiri dengan bahan-bahan alami seperti kunyit, jahe, temulawak, dan gula aren. Ia menjaga kualitas produknya dengan proses pembuatan yang masih tradisional tanpa bahan pengawet. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan yang peduli terhadap kesehatan.
Menurut Gina, minuman jamu yang ia jual tidak hanya diminati oleh kalangan orang tua, tetapi juga mulai digemari oleh anak muda. Mereka datang untuk mencoba sekaligus merasakan manfaat jamu sebagai minuman kesehatan alami di tengah gaya hidup modern.
| Baca juga: Halua, Camilan Tradisional Khas Kaili |
Dalam setiap kegiatan CFD, lapak Gina kerap ramai dikunjungi pembeli. Ia menjajakan jamu dalam kemasan botol dengan harga Rp20 ribu per botol. Harga tersebut dinilai sebanding dengan kualitas dan manfaat yang diberikan.
“Sekarang memang sudah jarang yang jual jamu tradisional seperti ini, tapi alhamdulillah peminatnya masih banyak. Banyak yang bilang jamu ini bagus untuk kesehatan karena dibuat dari bahan alami tanpa campuran bahan kimia,” ujar Gina.
Meski saat ini penjual jamu tradisional semakin berkurang, ia tetap berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya tersebut. Baginya, jamu bukan sekadar minuman, tetapi juga bagian dari tradisi yang harus dijaga keberadaannya.
Ia berharap ke depan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk melestarikan usaha jamu tradisional. Selain sebagai peluang usaha, jamu juga dinilai mampu mendukung gaya hidup sehat masyarakat di tengah perkembangan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....