Febri Hadirkan Cita Rasa Gorontalo di Palu

  • 22 Mar 2026 09:29 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Meski bulan Ramadan telah berakhir, kehadiran kuliner khas seperti Lalampa dan Ilabulo masih menjadi primadona di tengah masyarakat. Kedua hidangan berbahan dasar pulut dan sagu ini bahkan menjadi rekomendasi utama bagi warga yang mulai bosan dengan gorengan biasa dan ingin mencoba cita rasa tradisional yang autentik.

Aroma khas dari bungkusan daun pisang yang dibakar mampu menggugah selera siapa saja yang melintas di kawasan Palu. Tak heran jika lapak penjual Lalampa dan Ilabulo di Jalan Garuda ini menjadi salah satu destinasi kuliner yang paling dicari, baik saat Ramadan maupun setelah perayaan Lebaran.

Febri, seorang pedagang milenial yang menjajakan kuliner tersebut, mengaku antusiasme pembeli tetap tinggi bahkan hingga pasca-Lebaran. Ia melihat makanan tradisional seperti Lalampa yang berisi ikan cakalang dan Ilabulo berbahan sagu memiliki pangsa pasar tersendiri di kalangan masyarakat.

“Lalampa dan Ilabulo itu makanan khas dari Gorontalo, ini cukup banyak juga yang diminati kebanyakan orang yang lalu-lalang di Jalan Garuda,” ujarnya.

Tidak hanya melayani pembeli secara langsung, Febri juga menerima pesanan melalui telepon untuk diantarkan kepada pelanggan setianya. Ia memastikan resep yang digunakan tetap mempertahankan keaslian dari daerah asalnya sehingga menghasilkan rasa yang otentik.

Konsistensi menjaga cita rasa inilah yang membuat dagangannya tetap laris di tengah maraknya takjil modern. Lapak yang berada di sekitar Jalan Garuda, tak jauh dari jalan Veteran dan Maleo, diharapkan terus menjadi bagian dari eksplorasi kuliner daerah di Kota Palu. Bagi masyarakat yang melintas, mencicipi gurihnya Lalampa dan tekstur unik Ilabulo bisa menjadi pilihan tepat untuk melengkapi momen kebersamaan bersama keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....