Strategi Dapur Mahmud Hadapi Tantangan Bisnis Kuliner Lokal
- 17 Feb 2026 14:14 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Industri kuliner di Kota Palu terus menunjukkan dinamika yang menarik, terutama dalam segmen hidangan penutup atau dessert. Dalam siaran Santai Siang di PRO 2 RRI Palu, Sara Sofira, pemilik usaha Dapur Mahmud, membagikan cerita inspiratif dalam menahkodai bisnis yang telah membuat usahanya cukup di kenal di Kota Palu.
Bermodalkan keyakinan penuh, bahwa salah satu kunci keberhasilanya adalah terletak pada keberanian mengambil risiko dan ketegasan dalam menjaga standar kualitas produk di tengah keterbatasan bahan baku lokal. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah ketersediaan bahan baku berkualitas di Sulawesi Tengah. Sara mengungkapkan bahwa untuk buah-buahan tertentu seperti stroberi, ia seringkali harus mendatangkan pasokan dari Bandung atau Makassar.
"Kadang stroberi lokal itu terlalu asam dan warnanya tidak merata. Saya terpaksa ambil dari luar daerah agar kualitas kue tetap premium di mata pelanggan,"ujarnya.
| Baca juga: Anak Muda Palu Diajak Berbisnis |
Hal ini dilakukan karena stroberi lokal seringkali tidak memenuhi standar kemanisan dan estetika yang dibutuhkan untuk topping kue premiumnya. Baginya, konsistensi rasa adalah harga mati yang tidak bisa ditawar meskipun harus menanggung biaya logistik yang lebih tinggi.
Selain urusan bahan baku, manajemen stok menjadi fokus utama, yakni menerapkan strategi ready stock atau menyediakan barang siap jual untuk memenuhi pesanan mendadak yang sering muncul di Kota Palu. Menurutnya, ketersediaan produk secara cepat adalah peluang yang harus ditangkap oleh pengusaha muda agar tidak kehilangan momentum penjualan, mengingat perilaku konsumen saat ini yang menginginkan pelayanan serba instan. Untuk menyiasati hal ini, dirinya menerapkan sistem flash sale atau penjualan cepat dengan harga khusus jika stok melebihi ekspektasi penjualan harian.
"Kalau memang stok berlebih, kita harus cepat putar otak. Biasanya saya buat sistem sale cepat agar biaya modal bisa kembali dan produk tidak terbuang sia-sia,"ungkapnya.
| Baca juga: Ubah Tempat Tersembunyi jadi Bisnis Kreatif |
Langkah ini dinilai efektif untuk menekan kerugian sekaligus menjaga agar produk yang sampai ke tangan konsumen tetap dalam kondisi segar. Strategi ini membuktikan bahwa kreativitas dalam pemasaran sangat diperlukan untuk menjaga arus kas tetap sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....