Hannah Asa Indonesia Sulteng, Dorong Literasi Keuangan Jadi Kecakapan Finansial

  • 21 Sep 2026 21:31 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Hannah Asa Indonesia, organisasi berbasis di Kota Palu yang berfokus pada penguatan literasi, kecakapan, dan ketahanan finansial masyarakat mendorong edukasi keuangan tidak berhenti pada kemampuan memahami istilah finansial, tetapi berkembang menjadi kecakapan mengambil keputusan. Pendekatan tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat membangun kebiasaan mengatur uang sekaligus menghadapi risiko keuangan di masa depan.

Pendekatan itu diterapkan melalui Bootcamp 108 di SLB Cahaya Nurani Palu, Senin 21 September 2026. Kegiatan tersebut memberikan pembelajaran mengenai pengelolaan keuangan pribadi, kebiasaan menabung, dan persiapan dana darurat bagi peserta didik.

Pendiri Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, kepada RRI menyebutkan pengetahuan keuangan perlu berkembang menjadi financial capability atau kemampuan menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata. Peserta diajak mengenali pendapatan, mengidentifikasi pengeluaran wajib, membandingkan pendapatan dengan pengeluaran, kemudian menentukan bagian yang dapat disisihkan untuk tabungan.

"Ketahanan finansial bukan berarti seseorang terbebas dari masalah keuangan. Ketahanan tersebut tercermin dari kemampuan tetap memiliki ruang gerak ketika risiko muncul, sehingga satu kejadian tidak langsung mengacaukan seluruh rencana keuangan," ujar Mardiyah

Dalam materi pembelajaran, pengelolaan keuangan digambarkan sebagai siklus yang saling berkaitan, mulai dari mengatur uang, menabung, membangun dana cadangan, menggunakan cadangan saat diperlukan, hingga mengisinya kembali. Kebiasaan tersebut diharapkan menjadi fondasi kemampuan mengelola risiko secara bertahap.

Hannah Asa Indonesia mencatat pada kuartal kedua 2026 sebanyak 4.451 peserta mengikuti edukasi melalui pesan, 2.598 peserta mengikuti edukasi langsung secara daring maupun luring, dan 744 peserta melalui LMSKU. Pada periode yang sama, edukasi digital organisasi tersebut menjangkau 586.840 akun.

Sejak berdiri pada 2021 dan disahkan secara notarial pada 2022, Hannah Asa Indonesia mengembangkan program edukasi, pemberdayaan, pengembangan kapasitas, dan kolaborasi lintas sektor. Organisasi berbasis di Palu tersebut menyatakan perluasan akses merupakan bagian awal dari upaya memastikan pengetahuan keuangan dapat berubah menjadi kemampuan, kebiasaan, dan ketahanan finansial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....