BEI Sulteng Ajak Mahasiswa Mulai Berinvestasi sejak Dini

  • 03 Jul 2026 19:53 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Sulawesi Tengah mengapresiasi kolaborasi Hannah Asa Indonesia, Mandiri Sekuritas, dan Fakultas Teknik Universitas Tadulako dalam memperluas edukasi pasar modal kepada mahasiswa. Kegiatan tersebut dikemas melalui program edukasi yang memberikan pemahaman sekaligus pengalaman praktik investasi bagi peserta.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Sulawesi Tengah, Putri Irnawati, kepada RRI mengatakan sinergi lintas sektor menjadi langkah strategis dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi, pelaku industri, dan organisasi masyarakat menjadi fondasi penting untuk memperluas inklusi pasar modal di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai instrumen investasi yang tersedia di pasar modal Indonesia, termasuk produk investasi berbasis indeks yang diperdagangkan di bursa. Edukasi itu bertujuan memberikan pemahaman mengenai pilihan investasi yang legal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan investor pemula.

Putri menjelaskan bahwa pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga disertai praktik transaksi investasi secara langsung. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri peserta untuk memulai investasi dengan memahami manfaat sekaligus risiko yang menyertainya.

"Kami mengapresiasi terselenggaranya kolaborasi kegiatan edukasi yang dilakukan Hannah Asa Indonesia, Mandiri Sekuritas, dan Fakultas Teknik Universitas Tadulako memperkenalkan instrumen investasi pasar modal, sehingga dapat menambah pemahaman masyarakat," kata Putri Irnawati, Jum'at (03/07/2026).

Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus diperluas dengan melibatkan lebih banyak perguruan tinggi, komunitas, sekolah, dan organisasi masyarakat di Sulawesi Tengah. Dengan semakin luasnya jangkauan edukasi, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengenal pasar modal dan mampu mengambil keputusan investasi berdasarkan pengetahuan yang memadai.

BEI menilai peningkatan literasi keuangan merupakan salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan jumlah investor yang berkualitas di Indonesia. Melalui sinergi yang berkelanjutan antara regulator, dunia pendidikan, dan industri jasa keuangan, Sulawesi Tengah diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang melahirkan generasi investor muda yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....