Jadwal Layanan Penukaran Uang Tunai Bank Indonesia Sulteng

  • 27 Feb 2026 06:40 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu : Memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh uang tunai, khususnya jelang lebaran, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah hari ini (Jumat-Red) mulai membuka layanan pendafatran penukaran uang tunai. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Irfan Sukarna, Kamis, 26 Februari 2026, mengatakan tahun ini pihaknya telah mempersiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp2,86 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode Ramadan dan Idul Fitri.

“BI bersama 22 perbankan telah menyediakan 26 titik layanan penukaran. Jadi rangkaian kegiatan penukaran uang pada momen Ramadan dan Idul Fitri dikemas dalam kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 dan Gebyar Ramadhan. Hal ini merupakan wujud komitmen Bank Indonesia (BI) untuk menjaga ketersediaan uang Rupiah di masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026,” jelasnya.

Ditambahkan untuk memastikan jumlah uang tunai yang disediakan memenuhi permintaan masyarakat baik yang melakukan penukaran di Kas Keliling BI maupun mitra Perbankan, pihaknya memaksimalkan penggunaan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR. Penggunaan aplikasi PINTAR diharapkan dapat meningkatkan kepastian layanan dan mengurangi antrian/kepadatan di lokasi penukaran untuk kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat.

“Kita tahun ini tetap menggunakan aplikasi PINTAR, jadi bagi masyarakat yang mau menukarkan uang bisa daftar dulu di aplikasi itu, berapa jumlah uang yang mau ditukar dan pecahan apa saja. Ini kita buat biar nanti pas jadwal penukaran uangnya udah siap, jadi masyarat tidak perlu lama antri,” tuturnya.

Ditambahkan layanan penukaran uang tunai periode ke-2 ini untuk Bank Indonesia menyediakan 3.500 kupon, sementara perbankan sekitar 3.700 kupon, dimana masing-masing kupon memiliki kuota penukaran uang tunai maksimal Rp. 5.300.000. Dimomen layanan penukaran uang tunai, Bank Indonesia juga mengajak masyarakat Indonesia untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Cinta Rupiah diwujudkan dengan mengenali ciri keaslian uang Rupiah melalui 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang, serta merawat Rupiah yang dimiliki dengan baik melalui 5J: Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan distapler, Jangan diremas, dan Jangan dibasahi.

https://rri.co.id/palu/ekonomi/keuangan/2194787/ramadhan-idul-fitri-bi-sulteng-siapkan-rp-286-t-uang-tunai?nocache=true

“Bangga Rupiah karena Rupiah tidak hanya sebagai alat pembayaran yang sah dalam kegiatan perekonomian nasional tetapi juga merupakan simbol kedaulatan bangsa. Sementara itu, Paham Rupiah ditunjukkan melalui perilaku bijak berbelanja sesuai kebutuhan, berbelanja produk dalam negeri untuk mendukung UMKM nasional, serta menabung dan berinvestasi guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....