Gaji Cepat Habis? Literasi Keuangan Bisa Jadi Solusinya

  • 29 Mei 2026 19:50 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Meningkatnya kebutuhan hidup dan berkembangnya gaya hidup konsumtif di era digital menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat dalam mengelola keuangan. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat mengaku penghasilan yang diterima setiap bulan kerap habis sebelum memasuki akhir bulan.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Abdul Aziz Lamadjido, Abdul Rahman Taher menilai literasi keuangan menjadi salah satu solusi penting untuk membantu masyarakat mengelola penghasilan secara lebih bijak.

“Banyak masyarakat sebenarnya memiliki penghasilan yang cukup, tetapi belum memiliki pola pengelolaan keuangan yang baik. Akibatnya, pengeluaran sering tidak terkontrol dan gaji cepat habis. Di sinilah pentingnya literasi keuangan,” ujarnya.

Menurutnya, literasi keuangan bukan hanya soal kemampuan menabung, tetapi juga bagaimana seseorang mampu merencanakan pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga mempersiapkan dana darurat untuk masa depan.

Ia menjelaskan, kebiasaan kecil seperti mencatat pengeluaran harian, membuat anggaran bulanan, serta menghindari belanja impulsif dapat membantu kondisi finansial menjadi lebih stabil. Selain itu, pemanfaatan layanan keuangan digital juga perlu dibarengi dengan pemahaman yang baik agar masyarakat tidak mudah terjebak utang konsumtif.

“Literasi keuangan harus dimulai dari lingkungan keluarga. Ketika masyarakat memahami cara mengelola uang dengan baik, maka kesejahteraan keluarga juga akan lebih mudah tercapai,” tambahnya.

Abdul Rahman Taher juga mendorong generasi muda untuk mulai memahami investasi, perencanaan keuangan, dan pentingnya memiliki tujuan finansial sejak dini. Menurutnya, pemahaman tersebut akan membantu masyarakat menjadi lebih mandiri secara ekonomi di tengah ketidakpastian kondisi global saat ini.

Melalui peningkatan literasi keuangan, masyarakat diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi masa depan dengan kondisi ekonomi yang lebih sehat dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....