BMKG Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi

  • 23 Jan 2026 16:47 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengimbau nelayan agar tidak memaksakan diri melaut dan selalu memperhatikan faktor keselamatan. Imbauan ini disampaikan menyusul kondisi gelombang laut di perairan Sulawesi Tengah yang masih tergolong cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Prakirawan BMKG Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Abi Aslam, menjelaskan berdasarkan prakiraan BMKG, tinggi gelombang di perairan Sulawesi Tengah saat ini berada pada kategori sedang. Ketinggian gelombang diperkirakan berkisar antara 1,25 meter hingga 2,5 meter.

“Untuk hari ini berdasarkan analisis kami, kemungkinan masih akan terasa gelombang dengan kategori sedangm dengan kisaran 1,25 m hingga 2,5 m,” ujar Abi, Jumat, 23 Januari 2026.

Baca Juga: Daerah BMKG Ingatkan Risiko Banjir Akibat Hujan Akumulatif

Ia menambahkan, pada 24 Januari 2026, tinggi gelombang diperkirakan berangsur menurun, seiring dengan melemahnya kecepatan air di wilayah perairan. Adapun untuk tanggal 25 Januari 2026, tinggi gelombang diprediksi kembali normal.

“Tinggi gelombang diperkirakan masuk kategori rendah, yaitu sekitar 0,5 hingga 1,25 meter,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abi juga memberi tanggapan terhadap keluhan masyarakat nelayan Uwe Salura, Kecamatan Tondo, Kota Palu, terkait gelombang tinggi yang mencapai bibir pantai dan memaksa nelayan menambatkan perahu lebih jauh untuk menghindari kerusakan. Dijelaskan, tinggi gelombang memiliki hubungan yang erat dengan kecepatan dan pola angin di permukaan laut.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi Perairan Sulteng

“Dalam beberapa hari terakhir terjadi pola divergensi angin, di mana anginnya lebih kuat dan stabil, serta searah dalam lintasan yang cukup panjang, sehingga mendukung pembangkitan tinggi gelombang,” ucapnya.

Nelayan pun diimbau untuk terus memantau informasi cuaca maritim sebelum melaut dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi perairan. Kewaspadaan terutama diperlukan bagi kapal dan perahu berukuran kecil.

“Kami mengimbau untuk tetap waspada terhadap gelombang tinggi, khususnya untuk kapal atau perahu berukuran kecil,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....