Wakil Wali Kota Palu Terima Penghargaan Dari Mendukbangga
- 11 Des 2025 14:06 WIB
- Palu
KBRN, Palu: Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin menerima Penghargaan Mitra Perorangan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Predikat Gold dari Kepala BKKBN RI, Wihaji. Penghargaan diberikan pada kegiatan Genting Collaboration Summit 2025 di Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen Wakil Wali Kota Imelda dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kota Palu. Program Orang Tua Asuh GENTING dinilai berhasil memperkuat kolaborasi lintas sektor dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Imelda menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut.
“Alhamdulillah mendapatkan penghargaan, kita tidak bisa berpuas diri karena ini kerja tim bersama dengan teman-teman DP2KB,” ujarnya.
Imelda menyebut kontribusi pihak swasta memberi dampak besar terhadap pelaksanaan program pencegahan stunting.
“Kontribusi pihak swasta turut membantu dan kita berharap program telur tetap dilanjutkan sebagai upaya pencegahan stunting,” ungkapnya.
Baca Juga: Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Peringati Hari Antikorupsi Sedunia
Ia menambahkan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah diharapkan ikut berperan dalam program tersebut.
“Saya berharap tidak hanya satu atau dua OPD, tapi seluruh OPD bisa berkontribusi dan minimal satu rak telur setiap bulan,” ucapnya.
Wakil Wali Kota menjelaskan bahwa pendataan terbaru mengenai ibu hamil, keluarga berisiko stunting, balita, dan remaja perempuan telah mulai dilakukan. Ia menilai pendataan tersebut penting agar intervensi bisa lebih tepat sasaran.
“Pendataan sudah mulai berjalan dan saya harap ini dilakukan dengan baik karena kerja tim penting untuk mendapatkan data akurat,” ungkapnya.
Baca Juga: Komnas HAM Sulteng Soroti Risiko HAM Media Sosial
Selain pemenuhan gizi, Imelda juga menyoroti pentingnya sanitasi dan lingkungan yang sehat sebagai bagian pendukung pencegahan stunting. Ia menilai ketersediaan fasilitas MCK dan air bersih harus menjadi perhatian dalam berbagai intervensi sosial.
“Tadi disebutkan Pak Menteri bahwa bukan hanya gizi yang penting, tetapi sanitasi juga harus diperhatikan dan rumah yang dibedah harus memiliki jamban yang layak,” ungkapnya.
Penghargaan Predikat Gold ini menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Palu untuk terus memperkuat upaya kolaboratif dalam penanganan stunting. Pemerintah berharap Palu dapat mencapai target bebas stunting di masa mendatang. (Sidik)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....