Wali Kota Palu Komitmen Berikan Perhatian Kesejahteraan Guru

  • 25 Nov 2025 16:20 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: Wali Kota Palu Hadianto Rasyid hadir dalam peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025 yang dirangkaikan dengan HUT ke-80 PGRI di halaman Kantor Wali Kota Palu, Selasa (25/11/2025). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh penghormatan bagi para pendidik.

Dalam arahannya, wali kota menyampaikan bahwa Hari Guru Nasional merupakan momentum yang sarat kemuliaan untuk mengenang jasa para pendidik. Ia menegaskan bahwa peran guru tidak pernah lekang oleh waktu dalam membentuk peradaban dan karakter bangsa.

“Bukan sebuah hal yang harus dimentahkan lagi, bahwa Bapak Ibu merupakan pahlawan yang tidak mengenal masa dan waktu. Tidak bisa dinafikan lagi, keberadaan para gurulah yang mengantarkan anak-anak bangsa memiliki harkat dan martabat,” ujarnya.

Baca Juga: 118 CPNS Lingkup Pemerintah Kota Palu Ikuti Pembekalan

Wali kota menambahkan bahwa para guru mendapatkan kedudukan mulia karena ilmu yang mereka ajarkan menjadi amal jariyah yang tidak terputus. Ia menekankan pentingnya komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan dan perhatian terhadap kesejahteraan guru.

“Perlindungan tentunya menjawab harapan para guru, memperhatikan kesejahteraan para guru setelah melewati masa baktinya untuk Kota Palu,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Hadianto juga mengapresiasi dedikasi guru dalam mencerdaskan anak-anak di Kota Palu. Ia menyinggung masih adanya kurang dari 100 tenaga pendidik yang belum diangkat menjadi PPPK dan berharap proses pengangkatan dapat segera terealisasi.

“Semoga dalam waktu dekat upaya Pemerintah Kota Palu dapat membuahkan hasil agar mereka bisa segera diangkat PPPK sebagaimana yang diharapkan,” tuturnya.

Baca Juga: Aliansi Honorer Kota Palu Tuntut Kejelasan Status

Sebagai bentuk penghargaan, wali kota memberikan tiga unit laptop kepada tiga guru teladan yakni Ayu Ningsih yang mengambil bendera PGRI yang jatuh, serta Anas, dan Thoriq yang terpantau oleh Wali Kota Palu mengambil sampah yang berserakan. Ketiganya dinilai menunjukkan keteladanan melalui aksi spontan yang mencerminkan kepedulian.

“Apa yang mereka lakukan lahir dari hati, bukan karena mengharapkan sesuatu,” ungkapnya.

Di akhir arahannya, Wali Kota Hadianto berpesan kepada para kepala sekolah untuk menciptakan suasana kebersamaan dan memperhatikan hubungan manajerial di lingkungan sekolah.

“Jadikan guru yang ada menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sekolah. Saya berharap ke depan, aduan terkait manajerial kepala sekolah tidak menjadi catatan negatif bagi kita sekalian,” ucapnya.

Peringatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada 10 sekolah berprestasi, masing-masing lima tingkat SD dan lima tingkat SMP di Kota Palu. Acara berjalan penuh haru dan sukacita sebagai bentuk penghormatan bagi para pendidik yang telah berkontribusi bagi generasi masa depan Kota Palu. (Sidik)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....