BMA Masuk Sekolah Perkuat Karakter Pelajar lewat Nilai Adat dan Agama

  • 27 Jul 2026 12:54 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan perdana Program BMA Masuk Sekolah di Aula MTs Negeri 2 Kota Palu. Kegiatan tersebut mengusung tema "Penanaman Nilai-Nilai Pancasila dan Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal untuk Sulteng Nambaso" serta diikuti oleh perwakilan orang tua siswa, dewan guru, dan siswa-siswi MTs Negeri 2 Kota Palu.

Ketua Harian BMA Provinsi Sulawesi Tengah, Mohamad Agus Rahmat Lamakarate, menyampaikan apresiasi kepada Kepala MTs Negeri 2 Kota Palu, Hj. Munira Labalado, S.Pd., M.Pd., beserta seluruh jajaran guru yang telah memberikan kesempatan kepada BMA untuk melaksanakan program perdana tersebut. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui kolaborasi antara pendidikan formal dan nilai-nilai budaya.

"Kami ingin melahirkan generasi yang pintar , yakni generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak, memahami adat istiadat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.," ujar Agus Rahmat Lamakarate.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai luhur masyarakat Kaili, mulai dari etika bertutur kata, menghormati orang yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, hingga membiasakan mengucapkan kata "tabe" sebagai bentuk penghormatan ketika melewati orang lain. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun karakter peserta didik yang santun, jujur, rendah hati, dan peduli terhadap sesama.

Ia menilai penguatan nilai adat dan agama menjadi semakin penting mengingat Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, tengah menghadapi berbagai tantangan sosial, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta meningkatnya penyebaran HIV/AIDS. Karena itu, pendidikan karakter berbasis kearifan lokal diharapkan mampu menjadi benteng moral bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh perilaku yang menyimpang.

Melalui program BMA Masuk Sekolah, BMA Provinsi Sulawesi Tengah berharap sinergi antara lembaga adat, sekolah, orang tua, dan pemerintah terus diperkuat. Dengan kolaborasi tersebut, generasi muda Sulawesi Tengah diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berbudaya, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta siap menyongsong terwujudnya Sulteng Emas dan Indonesia Emas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....