Modernisasi Musik Tradisional Harus Tetap Menjaga Estetika Budaya Lokal

  • 01 Jun 2026 15:44 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Keberadaan musik tradisional di era digital dinilai menghadapi berbagai tantangan, mulai dari gempuran budaya global yang semakin kuat hingga pergeseran selera generasi muda. Padahal, musik tradisional merupakan warisan budaya yang mencerminkan identitas, nilai-nilai luhur dan kearifan lokal.

Budayawan Siti Norma Mardjanu menyebut, meski tantangan semakin besar namun kehadiran teknologi juga perlu disikapi secara positif. Era digital ini, sebutnya, merupakan peluang untuk melestarikan dan mengembangkan musik tradisional melalui media sosial platform digital dan berbagai kanal kreatif lainnya.

"Kita dapat menggunakan platform ini untuk memperkenalkan musik tradisional kita di berbagai daerah, sehingga melalui digitalisasi ini, kekayaan budaya kita dapat cepat terkespos," ujar Siti Norma Mardjanu saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin 1 Juni 2026.

Ia menambahkan, kreativitas generasi muda semakin berkembang sehingga musik tradisional tetap dekat dan dapat dinikmati oleh seluruh kalangan. Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar modernisasi dan kreativitas tersebut tetap menjaga orisinalitas serta estetika budaya lokal.

"Banyak upaya kreatif, seperti memadukan musik modern dan tradisional. Kami selaku pemerhati budaya dan orang tua mengajak, meski ada modernisasi, tetap tidak menghilangkan estetika musik tradisional, sehingga terlihat identitas budaya kita," tuturnya.

Lebih lanjut, musik tradisional Sulawesi Tengah, menurut Siti Norma Mardjanu, terus melebarkan sayapnya hingga ke panggung internasional. Langkah ini disebut sebagai strategi taktis untuk mengenalkan identitas kultural daerah tanpa terbentur oleh batas geografis.

"Begitu banyak yang sudah sampai ke mancanegara. Ada musik kakula yang sudah dimodifikasi namun tidak menghilangkan keaslian musik itu sendiri," ucapnya.

Dirinya menekankan dengan kolaborasi kuat antara pemerintah, komunitas seni lembaga pendidikan, dan generasi muda, musik tradisional dapat terus eksis. Baik sebagai sarana pelestarian budaya, penguatan identitas daerah, hingga media pewarisan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....