Mengenal Budaya Tradisional Melalui Tarian Daerah
- 10 Mei 2026 18:00 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Di tengah upaya pelestarian budaya tradisional di Kota Palu, puluhan anak-anak Hindu tampak antusias mengikuti latihan Tari Rejang Dewa di Kompleks Pura Agung Wana Kerta setiap hari Minggu. Kegiatan tersebut berada di bawah binaan Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), salah satu organisasi perempuan Hindu yang aktif membina generasi muda melalui kegiatan seni dan budaya.
Latihan tari tradisional Bali ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengenal budaya leluhur sejak usia dini. Dengan mengenakan pakaian latihan sederhana, para peserta terlihat tekun mengikuti setiap gerakan yang dicontohkan oleh pelatih tari, Kadek Asih. Suasana latihan berlangsung hangat dan penuh semangat, meski dilakukan hanya satu kali dalam sepekan.
Menurut Kadek Asih, pembelajaran tari dilakukan secara bertahap agar anak-anak dapat memahami dasar-dasar gerakan dengan baik sebelum naik ke tingkat berikutnya. Ia mengatakan, pengenalan gerakan dasar sangat penting untuk membentuk kekompakan, kelenturan, dan pemahaman makna tari tradisional Bali.
“Sistem latihannya seminggu sekali setiap hari Minggu. Anak-anak diajarkan dari dasar dulu sampai benar-benar hafal gerakannya, baru nanti masuk ke level berikutnya. Jadi prosesnya pelan-pelan supaya mereka benar-benar memahami tari Rejang Dewa,” ujar Kadek Asih saat ditemui RRI di tempat latihan di Pura Palu.
Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar peserta sudah mulai mengikuti latihan sejak usia dini. Menurutnya, semakin cepat anak dikenalkan pada seni tradisional, maka semakin mudah mereka menyerap gerakan sekaligus memahami nilai budaya dan spiritual yang terkandung dalam tarian tersebut.
Tidak hanya melatih kemampuan menari, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi anak-anak. Mereka diajarkan disiplin, rasa percaya diri, serta pentingnya menjaga warisan budaya Bali agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman modern. Dukungan para orang tua pun menjadi faktor penting dalam menjaga semangat anak-anak mengikuti latihan secara rutin.
Melalui kegiatan latihan Tari Rejang Dewa yang dibina oleh WHDI Kota Palu, diharapkan generasi muda Hindu di Sulawesi Tengah dapat terus mencintai dan melestarikan budaya tradisional. Kehadiran anak-anak yang aktif berlatih setiap pekan menjadi bukti bahwa seni tari tradisional masih memiliki tempat di hati generasi muda dan terus hidup sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....