Keluarga Jadi Kunci Pelestarian Bahasa Daerah sejak Usia Dini
- 17 Jul 2026 20:18 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu– Keluarga memiliki peran penting sebagai fondasi utama dalam menjaga kelestarian bahasa daerah di tengah derasnya arus globalisasi. Pembiasaan berbahasa daerah sejak usia dini dinilai menjadi langkah efektif agar anak-anak tetap mengenal dan mencintai bahasa warisan leluhur.
Saat menjadi narasumber dalam program Sarapan Uvempoi di RRI Pro 4 Palu, Sekretaris Dewan Adat Kabupaten Sigi, Atman, S.Pt., M.Si., mengatakan, lingkungan keluarga merupakan tempat pertama anak belajar berkomunikasi sehingga penggunaan bahasa daerah perlu dimulai dari rumah.
| Baca juga: Rara-Riri Jadi Duta Lagu Kaili |
Atman mengatakan, jika orang tua terbiasa menggunakan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari, anak akan lebih mudah memahami dan menggunakannya saat berinteraksi dengan anggota keluarga maupun masyarakat sekitar.
"Sebelum anak mengenal lingkungan sekolah atau pergaulan, mereka terlebih dahulu belajar berbicara dari orang tuanya. Jika bahasa daerah dibiasakan sejak kecil, maka bahasa itu akan melekat sebagai bagian dari identitas mereka," ujar Atman.
Menurutnya, penggunaan bahasa daerah tidak akan menghambat kemampuan anak menguasai bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Justru, penguasaan lebih dari satu bahasa akan memperkaya kemampuan komunikasi sekaligus memperkuat jati diri sebagai bagian dari masyarakat adat.
Ia juga mengajak orang tua untuk tidak ragu menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti menyapa, bercerita, atau bercanda menggunakan bahasa daerah dinilai menjadi cara efektif menjaga keberlangsungan bahasa lokal.
Melalui momentum Hari Bahasa Daerah maupun berbagai kegiatan budaya, Atman berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjadikan keluarga sebagai benteng pertama dalam melestarikan bahasa daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....