Musik Kekinian Hidupkan Bahasa Kaili

  • 07 Mei 2026 22:37 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Upaya pelestarian budaya Kaili terus dilakukan melalui jalur musik modern. PAPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia) Sigi bersama sejumlah musisi Sulawesi Tengah meluncurkan album Nyanyian Lembah Sigi 2 yang mengangkat lagu-lagu berbahasa Kaili dengan aransemen kekinian agar lebih dekat dengan generasi muda.

Album tersebut menjadi lanjutan dari Nyanyian Lembah Sigi 1 yang sebelumnya berfokus pada lagu rakyat dan nyanyian dolanan tradisional. Pada edisi kedua, para musisi menghadirkan karya baru dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan unsur budaya lokal.

Ketua PAPRI Sigi, Yudi Nugraha mengatakan, pelestarian bahasa daerah saat ini menjadi perhatian penting karena mulai jarang digunakan generasi muda.

“Melalui musik kekinian, kami ingin bahasa Kaili tetap hidup dan bisa diterima anak-anak muda. Lagu-lagu ini memang sengaja dibuat lebih modern supaya menarik bagi generasi sekarang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh lagu dalam album tersebut tetap memasukkan unsur alat musik tradisional Kaili seperti mbasi-mbasi dan lalove. Instrumen tradisional itu dipadukan dengan aransemen modern agar menghasilkan warna musik baru yang tetap berakar pada budaya lokal.

Selain itu, proses kurasi lagu dilakukan melalui lomba karya lagu daerah Kaili bertajuk lokal daily. Dari hasil seleksi tersebut, terpilih sejumlah lagu terbaik untuk diproduksi dalam album Nyanyian Lembah Sigi dua.

Melalui program tersebut, PAPRI Sigi berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin bangga menggunakan bahasa daerah Kaili dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menjaga warisan budaya Sulawesi Tengah agar tidak punah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....