Ikatan Keluarga Minangkabau Diharapkan Jadi Pemersatu Warga Minang di Kota Palu
- 19 Apr 2026 15:30 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Ikatan Keluarga Minangkabau Kota Palu diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu bagi masyarakat Minangkabau di perantauan. Hal ini disampaikan Dewan Pembina IKM Kota Palu, Diah Puspita, dalam momentum kegiatan Halal Bihalal keluarga Minang yang digelar di Palu, Sabtu (18/04/2026).
Ia menegaskan, keberadaan organisasi IKM memiliki peran strategis dalam memperkuat solidaritas antarwarga Minangkabau. Tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga secara umum di wilayah Sulawesi Tengah. Ini terlihat dengan tamu undangan yang hadir mengenakan atribut khas Minangkabau sebagai simbol pelestarian adat. Perempuan mengenakan tingkuluak, sementara laki-laki menggunakan saluak sebagai bagian dari nilai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
“Kami berharap IKM ini betul-betul menjadi wadah pemersatu, saling menguatkan, saling membantu, dan menghormati satu sama lain,” ujar Diah Puspita.
Menurutnya, pelestarian budaya Minangkabau dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan adat yang melibatkan masyarakat secara langsung. Salah satu bentuk nyata yang mulai diperkenalkan adalah tradisi makan Bajamba sebagai bagian dari penguatan identitas budaya.
Ia berharap, kegiatan budaya seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda rutin organisasi. Dengan begitu, nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan tolong-menolong dapat terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat perantauan.
"Penting untuk terus mewariskan falsafah hidup masyarakat Minangkabau kepada generasi muda. Kita punya falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, yang menekankan bahwa adat istiadat berlandaskan nilai-nilai agama,"pesannya.
Menurutnya, nilai tersebut harus terus ditanamkan agar generasi penerus tetap memiliki pegangan dalam kehidupan sosial. Terlebih di tengah arus globalisasi yang dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku generasi muda.
Diah juga menyoroti pentingnya pengembangan kesenian tradisional Minangkabau di perantauan. Ia berharap ke depan berbagai alat musik tradisional seperti talempong dan saluang dapat dihadirkan sebagai bagian dari pelestarian budaya. Keberagaman budaya Minangkabau yang kaya harus terus diperkenalkan kepada generasi muda. Hal ini menjadi langkah penting agar anak-anak Minang di rantau tetap mengenal dan mencintai budaya leluhurnya.
Dengan adanya komitmen bersama dari masyarakat dan organisasi, pelestarian budaya Minangkabau di Kota Palu diharapkan dapat terus berkembang. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya di tengah kehidupan masyarakat yang semakin modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....