Gerakan Hijau SMPN 4 Palu, dan Putri Adipura 2026 Tekan Penggunaan Sampah Plastik

  • 08 Sep 2026 12:16 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - SMP Negeri 4 Palu memperkuat upaya pengurangan sampah plastik melalui pendidikan lingkungan hidup dan pembiasaan siswa di lingkungan sekolah. Langkah tersebut dilakukan dengan mendorong penggunaan wadah minum dan tempat makan yang dapat digunakan kembali serta membentuk kader Adiwiyata.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membangun kebiasaan siswa untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.

Kepala SMP Negeri 4 Palu, Hj. Farida, S.Pd., M.Pd., mengatakan pendidikan lingkungan tidak cukup hanya disampaikan melalui teori, tetapi perlu diterapkan melalui kebiasaan siswa di lingkungan sekolah.

“Kami tidak ingin pendidikan lingkungan hidup hanya menjadi teori di atas kertas. Melalui kewajiban membawa wadah makan sendiri dan pembentukan kader Adiwiyata, sekolah berupaya mencetak kesadaran kolektif yang melekat pada diri anak-anak sejak dini,” ujar Farida.

Selain pembiasaan, isu lingkungan juga dikenalkan melalui kegiatan pembelajaran di sekolah. Materi mengenai lingkungan dapat dikaitkan dengan sejumlah mata pelajaran untuk membantu siswa memahami dampak sampah dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Sekolah juga membentuk kader Adiwiyata yang diharapkan dapat menjadi bagian dari penggerak kepedulian lingkungan di lingkungan sekolah. Para siswa didorong untuk terlibat dalam menjaga kebersihan serta menerapkan kebiasaan mengurangi sampah.

Kegiatan edukasi lingkungan tersebut turut menghadirkan Putri Adipura 2026, Arundaya Arman Suyadi. Dalam sosialisasinya kepada para pelajar, Arundaya mengajak generasi muda mengambil peran dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk dengan mengurangi sampah plastik.

“Anak muda sering kali menjadi pihak yang paling dekat dengan tren dan ruang publik, sehingga kita juga harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari hal-hal kecil seperti mengelola sampah plastik di sekitar kita,” ujar Arundaya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pameran busana kreatif berbahan hasil daur ulang limbah plastik yang dibuat oleh siswa-siswi SMP Negeri 4 Palu.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah berupaya menggabungkan edukasi, kreativitas, dan pembiasaan untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap persoalan sampah dan kebersihan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....