Relawan Temukan Anak di Pelosok Masih Kesulitan Membaca

  • 08 Sep 2026 10:50 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kesenjangan kemampuan literasi masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah terpencil. Relawan Rumah Literasi Ceria menemukan masih ada anak yang telah bersekolah selama beberapa tahun, tetapi belum memiliki kemampuan membaca, menulis, dan berhitung secara optimal.

Temuan tersebut disampaikan Fina Ramadany Sumenda, S.Farm., CPS., CELM, relawan Rumah Literasi Ceria yang bergabung sejak 2023. Menurut Fina, kondisi itu diketahui ketika para relawan melakukan pendampingan dan berinteraksi langsung dengan anak-anak di sejumlah wilayah binaan.

"Jadi memang berdasarkan fakta di lapangan memang seperti itu. Masih banyak anak anak yang dalam literasi itu sangat kurang, bahkan di usianya yang seharusnya sudah bisa membaca dan menghitung, mereka masih terbatah-bata dan belum bisa menulis," ungkap Fina

Fina mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu alasan para relawan memberikan pembelajaran tambahan di luar kegiatan sekolah formal. Pendampingan dilakukan untuk membantu anak-anak meningkatkan kemampuan dasar literasi dan numerasi.

Menurutnya, keterbatasan fasilitas pendukung pembelajaran dan akses terhadap bahan bacaan menjadi salah satu tantangan yang ditemui dalam kegiatan pendampingan di wilayah binaan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan anak di sekolah belum selalu diikuti dengan kemampuan literasi dasar yang memadai. Karena itu, pendampingan tambahan dinilai dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu anak mengejar kemampuan yang belum dikuasai.

Rumah Literasi Ceria melalui para relawannya terus melakukan pendampingan kepada anak-anak di wilayah binaan. Kegiatan tersebut mencakup pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung sesuai dengan kebutuhan anak.

Fina berharap perhatian terhadap persoalan literasi di daerah terpencil dapat terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, relawan, sekolah, dan masyarakat.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak diperlukan agar anak-anak di wilayah terpencil memperoleh kesempatan yang sama dalam mengembangkan kemampuan dasar dan mengakses bahan bacaan yang berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....