Pande Mangande Ajak Anak Muda Tingkatkan Nilai Produk Pangan Lokal
- 13 Agt 2026 14:47 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Potensi pangan lokal Sulawesi Tengah dinilai dapat dikembangkan menjadi berbagai produk dengan nilai ekonomi lebih tinggi. Pengolahan hasil pertanian menjadi salah satu bagian yang diperkenalkan Komunitas Pande Mangande melalui program Sekolah Tani Muda Indonesia.
SPBD Officer Pande Mangande, Lisa Nurwidya M. Sakaria, mengatakan hasil pertanian tidak harus selalu dijual dalam bentuk bahan mentah. Menurutnya, inovasi pengolahan dapat membuat komoditas lokal memiliki nilai tambah.
"Ubi itu bukan cuma dijual jadi ubi di pasar, tapi bisa dijadikan bolu, bisa dijadikan keripik," ujar Lisa dalam Program Sore Ceria PRO 2 Palu.
Lisa menjelaskan pengembangan produk tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pembelajaran di Sekolah Tani Muda Indonesia. Peserta diharapkan dapat melihat berbagai kemungkinan pemanfaatan komoditas pangan yang tersedia di Sulawesi Tengah.
Program tersebut juga terbuka bagi pelaku UMKM yang ingin mempelajari pengolahan komoditas lokal. Pande Mangande mendorong kolaborasi antara generasi muda, petani, komunitas, akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha.
Menurutnya, hilirisasi dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Produk pertanian yang diolah menjadi makanan atau produk lainnya berpotensi memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan ketika hanya dipasarkan sebagai bahan mentah.
Pande Mangande berharap anak muda tidak hanya melihat pertanian dari sisi produksi. Generasi muda juga didorong untuk terlibat dalam inovasi dan pengembangan produk pangan lokal agar potensi daerah dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....