Tak Pakai Syarat Tinggi Badan, Ikatan Putra-Putri Sulteng Utamakan Kepribadian

  • 27 Jul 2026 14:25 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Ikatan Putra-Putri Sulawesi Tengah menghadirkan pendekatan berbeda dalam proses seleksi peserta. Organisasi ini tidak menetapkan syarat tinggi badan maupun postur tubuh tertentu, melainkan mengutamakan kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), kepribadian, dan potensi diri setiap peserta.

Kebijakan tersebut diterapkan oleh Founder Ikatan Putra-Putri Sulawesi Tengah, Muhammad Fahri Hidayat, sebagai upaya menghapus stigma bahwa ajang putra-putri daerah hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki penampilan fisik tertentu. Menurutnya, setiap anak muda memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa harus dibatasi standar fisik.

"Yang kami cari adalah pribadi yang mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki karakter, wawasan, serta mampu menjadi representasi generasi muda Sulawesi Tengah. Jangan sampai anak-anak muda kehilangan kesempatan hanya karena merasa tidak memenuhi standar fisik," ujar Fahri.

Ia menilai persoalan rasa tidak percaya diri (insecure) masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak anak muda. Karena itu, ajang ini diharapkan menjadi wadah untuk membangun kepercayaan diri sekaligus mengembangkan kemampuan berbicara, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Keberhasilan Syahrul sebagai Winner Putra Sulawesi Tengah 2026 menjadi bukti bahwa kemampuan dan kepribadian mampu mengalahkan rasa minder terhadap kondisi fisik. Ia mengaku sempat ragu mengikuti seleksi karena merasa tinggi badannya tidak sesuai dengan anggapan masyarakat tentang sosok seorang putra daerah.

"Saya berpikir mungkin saya tidak punya peluang untuk menang. Namun setelah mengikuti proses seleksi, saya menyadari bahwa yang benar-benar dinilai adalah kemampuan berbicara, cara berpikir, sikap, dan bagaimana kita membawa diri. Itu yang akhirnya membuat saya lebih percaya diri," ungkap Syahrul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....