Delegasi SSEAYP Ajak Anak Muda Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
- 24 Jul 2026 10:08 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Edukasi mitigasi bencana perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa seperti Sulawesi Tengah. Kesiapsiagaan dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko ketika bencana terjadi.
Delegasi Sulawesi Tengah pada Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) – SSEAYP 2026, Andi Moh. Ridho Pettalolo, mengatakan pengalaman mempelajari mitigasi bencana di Jepang memberikan banyak pelajaran yang dapat diterapkan di Indonesia. Menurutnya, Jepang membangun budaya kesiapsiagaan sejak usia dini melalui pendidikan dan investasi jangka panjang di bidang kebencanaan.
Ridho menilai masyarakat Sulawesi Tengah tidak lagi berada pada tahap mencari tahu tentang mitigasi bencana, melainkan harus siap menghadapi kemungkinan yang dapat terjadi kapan saja. Hal tersebut mengingat wilayah Sulawesi Tengah berada di kawasan yang aktif secara tektonik.
"Kita tidak bisa pindah dari kondisi ini. Yang bisa kita lakukan adalah beradaptasi, seperti yang dilakukan Jepang dengan menyiapkan masyarakatnya sejak usia dini," ujar Ridho saat menjadi narasumber di Program Sore Ceria Pro 2 RRI Palu.
| Baca juga: Pola Pikir Positif Kunci Hadapi Era Digital |
Ia juga menekankan pentingnya investasi pemerintah dalam pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana. Selain itu, pemanfaatan teknologi dan peningkatan edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi langkah yang perlu terus dikembangkan.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi mitigasi melalui media sosial maupun komunitas. Kampanye sederhana seperti mengenalkan isi tas siaga bencana, jalur evakuasi, hingga langkah penyelamatan diri dapat meningkatkan kesadaran masyarakat.
"Selagi kita punya media sosial dan ruang untuk berbagi informasi, gunakan untuk mengampanyekan langkah-langkah mitigasi. Yang terpenting adalah membangun kebiasaan agar masyarakat selalu siap, bukan hanya saat bencana baru saja terjadi," katanya.
Ridho berharap budaya kesiapsiagaan terus ditanamkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan pengetahuan yang memadai dan latihan yang berkelanjutan, risiko akibat bencana diharapkan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....