BKMT Sulteng Perkuat Peran Ibu lewat Tahsin Qur'an

  • 21 Jul 2026 21:00 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat peran ibu sebagai madrasah pertama bagi anak melalui program unggulan Tahsin Quran. Program di bidang dakwah ini dirancang untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an, memperlancar tilawah, sekaligus memperdalam pemahaman kandungan ayat suci agar para ibu mampu menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an kepada keluarga sejak dini.

Hal tersebut disampaikan Ketua BKMT Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Syurni Kadir, M.Pd.I., saat menjadi narasumber dalam dialog Tesa To Kaili di Pro 4 RRI Palu. Menurutnya, tantangan era digital menuntut para ibu memiliki bekal keagamaan yang kuat agar dapat menjadi teladan sekaligus pendidik utama di lingkungan keluarga.

Syurni Kadir mengatakan, keberhasilan membangun generasi Qurani tidak hanya bergantung pada pendidikan formal, tetapi juga dimulai dari rumah. Karena itu, peningkatan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an bagi ibu-ibu majelis taklim menjadi prioritas BKMT Sulawesi Tengah.

"Sebelum mengajarkan Al-Qur'an kepada putra-putrinya, seorang ibu harus lebih dahulu memahami cara membaca yang benar, memahami maknanya, lalu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dari rumah yang Qurani akan lahir generasi yang berakhlak dan mampu menghadapi tantangan zaman," ujar Syurni Kadir.

Ia menjelaskan, Program Tahsin Quran tidak hanya dilaksanakan melalui pertemuan tatap muka, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital agar pembinaan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Salah satu inovasinya ialah gerakan One Day One Juz, yakni tadarus satu juz setiap hari yang dipantau melalui grup WhatsApp.

Menurutnya, pendekatan digital tersebut menjadi solusi agar ibu-ibu majelis taklim tetap konsisten berinteraksi dengan Al-Qur'an meskipun memiliki kesibukan mengurus keluarga dan pekerjaan. Selain memperbaiki bacaan, peserta juga saling mengingatkan dan berbagi pemahaman terhadap ayat yang dibaca.

"Melalui One Day One Juz di grup WhatsApp, ibu-ibu saling memotivasi, memperbaiki bacaan, dan membangun kebiasaan mencintai Al-Qur'an setiap hari. Ketika ibunya istiqamah, insyaallah anak-anak akan tumbuh dalam lingkungan yang Qurani," tambahnya.

BKMT Sulawesi Tengah berharap program Tahsin Quran dapat menjangkau lebih banyak majelis taklim di seluruh kabupaten dan kota. Dengan penguatan kapasitas ibu sebagai pendidik pertama, organisasi tersebut optimistis akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman hidup di tengah perkembangan era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....