Randa Kabilasa Palu 2026 Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya di Era Digital
- 29 Jun 2026 16:09 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Perkembangan teknologi digital dan pesatnya penggunaan media sosial menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah. Di tengah perubahan zaman, Randa dan Kabilasa Kota Palu 2026 berkomitmen memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya lokal agar tetap dikenal dan tidak tergerus oleh budaya luar.
Sebagai generasi muda yang tumbuh di era digital, Riska Aulia Ramadani selaku Randa Kota Palu 2026 dan Sandi Asmar selaku Kabilasa Kota Palu 2026 melihat bahwa gadget dan media sosial tidak hanya menjadi alat hiburan, tetapi juga dapat menjadi media edukasi dan promosi budaya.
Menurut keduanya, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana membuat generasi muda tetap memiliki rasa bangga terhadap budaya sendiri di tengah derasnya arus informasi global. Banyak anak muda saat ini lebih mengenal budaya luar melalui media sosial, sementara budaya lokal masih membutuhkan ruang lebih besar agar dapat tampil menarik dan mudah diterima oleh generasi digital.
“Generasi muda sekarang sangat dekat dengan gadget dan media sosial. Budaya lokal juga harus hadir di ruang digital dengan kemasan yang menarik agar anak muda merasa dekat dan bangga dengan budayanya sendiri,” ujar Riska.
Sementara itu, Sandi Asmar mengatakan bahwa generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya. Menurutnya, teknologi dapat menjadi jembatan antara budaya masa lalu dengan generasi masa kini.
“Media sosial harus menjadi tempat untuk memperkenalkan budaya kita. Anak muda harus berani membuat konten, bercerita tentang budaya daerah, dan menjadi bagian dari pelestarian budaya itu sendiri,” ungkap Sandi.
Keduanya berharap adat serta budaya Kota Palu tetap bertahan dan tidak hilang di tengah perubahan zaman. Menurut mereka, pelestarian budaya bukan hanya tugas pemerintah atau tokoh adat, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, khususnya generasi muda.
Randa dan Kabilasa Kota Palu 2026 ingin membuktikan bahwa budaya lokal dapat berjalan berdampingan dengan kemajuan digital, selama generasi muda memiliki kepedulian dan kemauan untuk menjaganya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....