Hadapi Anak Tantrum, Kunci Utamanya Tetap Tenang
- 22 Jun 2026 09:19 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Tantrum merupakan kondisi ketika anak meluapkan emosi secara berlebihan melalui tangisan, teriakan, atau perilaku tertentu. Kondisi ini umum terjadi pada anak usia dini karena kemampuan mengelola emosi masih berkembang.
Banyak faktor yang dapat memicu tantrum, mulai dari rasa lelah hingga keinginan yang tidak terpenuhi. Anak juga dapat mengalami tantrum ketika merasa lapar, frustrasi, atau kesulitan menyampaikan perasaannya kepada orang tua.
Melansir Halodoc, saat menghadapi anak yang tantrum, orang tua dianjurkan tetap tenang dan tidak terpancing emosi berlebihan. Sikap tenang membantu anak merasa lebih aman serta memudahkan proses meredakan ledakan emosinya tersebut.
Memberikan perhatian dan mendengarkan perasaan anak dapat menjadi langkah penting dalam mengatasi tantrum dengan baik. Anak akan merasa dipahami sehingga lebih mudah menenangkan diri setelah meluapkan emosinya secara bertahap.
Orang tua juga sebaiknya menghindari membentak atau memberikan hukuman fisik saat anak sedang tantrum. Tindakan tersebut berisiko memperburuk situasi dan membuat anak semakin sulit mengendalikan emosinya dengan baik.
Setelah anak mulai tenang, orang tua dapat mengajak berbicara mengenai penyebab kemarahannya secara perlahan. Cara ini membantu anak belajar mengenali emosi serta memahami cara mengekspresikannya secara lebih positif.
Memahami bahwa tantrum merupakan bagian dari proses tumbuh kembang anak sangat penting bagi orang tua. Dengan kesabaran dan pendekatan tepat, anak dapat belajar mengelola emosi secara sehat sejak dini. (NP)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....