Food Waste Ancam Lingkungan, Trash Rangers Dorong Perubahan Perilaku Anak Muda
- 31 Mei 2026 14:55 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Sampah makanan atau food waste tidak hanya menjadi persoalan pemborosan pangan, tetapi juga berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan dan perubahan iklim. Kondisi ini menjadi perhatian serius komunitas Trash Rangers Sulawesi Tengah.
Head of Project Management Trash Rangers Sulteng, Aisyah , mengatakan peningkatan sampah makanan terus terjadi setiap tahun. Menurutnya, perilaku konsumtif masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan tingginya volume sampah organik.
"Ketika kita membuang makanan begitu saja, sebenarnya yang terbuang bukan hanya makanannya, tetapi juga sumber daya, tenaga, dan proses panjang yang telah dilalui hingga makanan itu sampai di meja kita," ujar Aisyah.
Ia menilai persoalan food waste tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat, kondisi sosial, hingga perekonomian di masa depan. Menurutnya, kerusakan lingkungan akibat timbunan sampah pada akhirnya akan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Anggota Trash Rangers, Nabila Fauziah, menegaskan perubahan harus dimulai dari kesadaran individu. Menurutnya, edukasi dan kampanye lingkungan tidak akan efektif jika masyarakat belum memahami urgensi menjaga lingkungan.
Melalui berbagai program edukasi, Trash Rangers berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya food waste semakin meningkat sehingga mampu menekan produksi sampah sekaligus menjaga kualitas lingkungan untuk generasi mendatang. Komunitas tersebut meyakini perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....