Putra Putri Budaya Sulteng 2025 Sebut Pelestarian Budaya Butuh Peran Anak Muda

  • 11 Mei 2026 20:40 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Runner Up 1 Putra Budaya Sulawesi Tengah 2025, Rifky Syabil, menyebut pelestarian budaya daerah membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda agar identitas lokal tidak hilang di era digital. Hal itu disampaikan Rifky saat hadir bersama Runner Up 1 Putri Budaya Sulawesi Tengah 2025, Niluh Tistiya Mulia Dewi, dalam program “Jaga Malam” PRO 2 RRI Palu.

Rifky mengatakan, selama satu tahun menjabat sebagai duta budaya, dirinya mendapatkan banyak pengalaman berharga dengan mengunjungi sejumlah daerah di Sulawesi Tengah seperti Parigi, Poso, dan Donggala. Dari perjalanan tersebut, ia semakin memahami kekayaan budaya yang dimiliki Sulawesi Tengah sebagai “Negeri Seribu Megalit”.

Pada ajang pemilihan Putra Putri Budaya Sulawesi Tengah 2025, Rifky mengangkat budaya Suku Bajo dari Kabupaten Tojo Una-Una. Menurutnya, masyarakat Bajo memiliki keunikan karena menjalani kehidupan dan mencari nafkah di atas laut.

Ia juga mengungkapkan tantangan terbesar selama menjabat adalah membagi waktu antara tugas sebagai duta budaya dan aktivitas sekolah. Sebagai pelajar SMK, Rifky mengaku sering meminta izin sekolah untuk menjalankan kegiatan kebudayaan di berbagai daerah.

Sementara itu, Tia mengungkapkan bahwa perjalanan selama satu tahun sebagai duta budaya memberikan banyak pelajaran dan pengalaman baru. Ia berharap generasi muda terus membawa identitas budaya daerah masing-masing.

“Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” kata Tia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....