Prof Zainal Abidin Pimpin Doa Bersama Lintas Agama untuk Korban Gempa Sulteng
- 21 Jun 2026 04:49 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, memimpin doa bersama lintas agama di Lapangan Imanuel Palu, Jum'at (19/6/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri warga serta para pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
Doa bersama bertajuk “Satu Doa, Satu Hati, dan Satu Aksi” itu diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas bagi masyarakat terdampak gempa bermagnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni lalu.
Dalam sambutannya, Prof. Zainal Abidin mengungkapkan bahwa kegiatan di Lapangan Imanuel awalnya direncanakan sebagai konser rohani dalam rangka perayaan Paskah. Namun setelah bencana terjadi, konsep kegiatan diubah menjadi doa bersama sebagai bentuk empati kepada para korban.
Menurutnya, rasa kemanusiaan harus menjadi landasan utama dalam menyikapi musibah yang menimpa sesama. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu ikut merasakan penderitaan orang lain tanpa membedakan latar belakang agama maupun keyakinan.
Prof. Zainal menjelaskan bahwa seluruh agama mengajarkan nilai kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama manusia. Ia mencontohkan ajaran dalam Kitab Matius yang mengajak umat untuk mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri.
Melalui doa bersama tersebut, masyarakat diajak memohon kekuatan dan ketabahan bagi para korban bencana. Ia berharap masyarakat yang terdampak diberikan kesabaran dalam menghadapi ujian serta mampu bangkit dari situasi sulit.
"Hari ini kita tunjukkan itu. Bahwa kita ingin mengasihi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Kita berdoa bersama, kita minta kepada Tuhan yang maha esa agar saudara-saudara kita itu, dikuatkan, diberikan ketabahan, kesabaran, untuk menghadapi ujian ini,” ucapnya dalam sambutan.
Dia juga mengajak masyarakat Sulawesi Tengah menjadikan musibah sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial. Menurutnya, seluruh warga merupakan bagian dari satu keluarga besar yang harus saling membantu ketika menghadapi bencana.
Di hadapan peserta, ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Dewan Penyantun Bamag Sulteng, Hendrik G. Lyanto atau Ko Aceo. Ia menilai kepedulian yang ditunjukkan panitia menjadi contoh nyata semangat kemanusiaan tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun budaya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengapresiasi kolaborasi FKUB dan Bamag dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat persatuan yang ditunjukkan masyarakat mengingatkan pada kebersamaan saat menghadapi bencana besar tahun 2018.
Ketua Panitia Pelaksana, Hendrik G. Lyanto, mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan tahap awal ke wilayah terdampak gempa. Selain menggelar doa bersama, panitia juga mendistribusikan ribuan dus mi instan ke sejumlah desa tanpa membedakan latar belakang penerima bantuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....