Pesan Duta Bahasa Sulteng "Menguasai Bahasa Itu Menguasai Dunia"

  • 24 Apr 2026 21:37 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Di tengah hiruk pikuk modernisasi, Ikatan Duta Bahasa Sulawesi Tengah 2026 hadir membawa pesan penting tentang kekuatan bahasa. Melalui program-program inovatif dan semangat yang membara, mereka tidak hanya berupaya melestarikan bahasa daerah dan meningkatkan literasi, tetapi juga menyebarkan inspirasi bahwa penguasaan bahasa adalah kunci untuk membuka gerbang dunia.

Salah satu pesan yang disampaikan datang dari Audrey Limangsanegoro, Duta Bahasa 2025. Ia mengajak generasi muda untuk terus mengasah kemampuan berbahasa, baik bahasa Indonesia, bahasa asing, maupun bahasa daerah.

“Ayo teman-teman asah kemampuan berbahasa, baik bahasa Indonesia, bahasa asing, maupun bahasa daerah. Seperti yang kita tahu, menguasai bahasa berarti menguasai dunia,” ujarnya.

Pernyataan Audrey ini bukan tanpa alasan. ia menjelaskan bagaimana bahasa dapat memberikan akses ke berbagai peluang dan pemahaman. Sebagai mahasiswa matematika yang juga tertarik pada linguistik, Audrey melihat bahasa sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai disiplin ilmu dan budaya. Ketertarikannya untuk mempelajari bahasa daerah Kaili, meskipun ia tidak menguasainya sejak kecil, menunjukkan komitmennya terhadap pesan yang ia sampaikan.

Selain Audrey, Nadif Yamani, Terbaik Dua Duta Bahasa Sulawesi Tengah 2025, juga menekankan pentingnya dampak positif sekecil apapun.

"Hal kecil sekecil apa pun yang kita lakukan selagi hal itu positif dan berdampak itu sangat-sangat bermakna bagi mereka-mereka yang ada di sana di pinggiran yang belum merasakan hal-hal seperti apa yang kita rasakan di kota saat ini," pesan Nadif.

Atia , terbaik satu Duta Bahasa Sulawesi Tengah, turut mengajak generasi muda untuk berpartisipasi aktif. Ia mempromosikan pemilihan Duta Bahasa Sulawesi Tengah 2026 sebagai wadah untuk menyosialisasikan Trigatra Bangun Bahasa dan merevitalisasi bahasa daerah.

Melalui pesan-pesan inspiratif ini, para Duta Bahasa Sulawesi Tengah 2026 berharap dapat memotivasi lebih banyak individu untuk mengasah kemampuan berbahasa mereka, baik bahasa Indonesia, bahasa daerah, maupun bahasa asing. Mereka percaya bahwa dengan menguasai bahasa, setiap orang memiliki potensi tak terbatas untuk menjelajahi, memahami, dan bahkan membentuk dunia di sekitar mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....