Harga Ikan Terpantau Normal di Pasar Tradisional Palu

  • 23 Apr 2026 17:21 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu- Harga ikan di kawasan Pasar Ikan Lasoani terpantau masih relatif normal dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memberikan angin segar bagi masyarakat yang menggantungkan kebutuhan protein dari hasil laut, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok lainnya.

Sejumlah jenis ikan yang dijual di pasar tersebut masih dibanderol dengan harga terjangkau. Salah satunya ikan Katombo yang menjadi favorit warga karena rasanya yang gurih dan mudah diolah. Ikan ini masih dijual dengan harga sekitar Rp30 ribu per kilogram, sehingga tetap diminati pembeli dari berbagai kalangan.

Para pedagang mengungkapkan bahwa kestabilan harga ikan dipengaruhi oleh pasokan yang masih cukup tersedia dari nelayan lokal. Selain itu, kondisi cuaca yang relatif bersahabat turut mendukung aktivitas melaut sehingga tangkapan ikan tetap stabil dan tidak mengalami penurunan signifikan.

Daeng Sapri, salah satu pedagang ikan di Pasar Lasoani, mengatakan bahwa hingga saat ini harga ikan belum mengalami lonjakan berarti.

“Harga ikan masih normal, seperti ikan katombo satu kilo masih 30 ribu rupiah, belum ada kenaikan,” ujarnya saat ditemui RRI di lapak jualannya.

Ia juga menambahkan bahwa daya beli masyarakat masih cukup baik, terlihat dari aktivitas jual beli yang tetap ramai setiap harinya. Pembeli biasanya datang sejak pagi untuk mendapatkan ikan segar dengan kualitas terbaik.

Meski demikian, para pedagang tetap mewaspadai kemungkinan perubahan harga jika kondisi cuaca memburuk atau pasokan ikan berkurang. Hal ini bisa berdampak langsung terhadap harga di tingkat pasar, terutama untuk jenis ikan tertentu yang bergantung pada musim tangkapan.

Dengan kondisi harga yang masih stabil, masyarakat diharapkan dapat terus memenuhi kebutuhan gizi keluarga tanpa terbebani lonjakan harga. Pemerintah daerah juga diharapkan terus memantau distribusi dan pasokan ikan agar kestabilan harga di Pasar Lasoani tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....