Pelestarian Bahasa Kaili Perkuat Identitas Budaya Sulawesi tengah
- 26 Mar 2026 19:35 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pelestarian bahasa daerah di Sulawesi Tengah terus menjadi perhatian berbagai pihak di tengah derasnya arus globalisasi. Salah satu bahasa yang kini mendapat sorotan adalah bahasa Kaili, yang merupakan bahasa ibu bagi sebagian masyarakat di wilayah tersebut, khususnya di Palu dan sekitarnya.
Penggunaan bahasa daerah yang semakin berkurang, terutama di kalangan generasi muda, menimbulkan kekhawatiran akan potensi kepunahan bahasa sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Oleh karena itu, berbagai langkah dilakukan untuk menjaga keberlangsungan bahasa daerah agar tetap hidup dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya pelestarian ini juga mendapat perhatian dari budayawan Sulawesi Tengah, Siti Norma Marjanu. Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Tengah tersebut aktif mengadvokasi pentingnya penggunaan bahasa daerah sebagai bagian dari jati diri masyarakat.
Di tengah upaya tersebut, sejumlah program mulai dijalankan, di antaranya penerapan muatan lokal bahasa daerah di sekolah, sehingga siswa dapat mengenal dan mempelajari bahasa daerah sejak usia dini. Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penerapan kebijakan penggunaan bahasa daerah dalam aktivitas tertentu, seperti satu hari khusus menggunakan bahasa daerah di lingkungan pemerintahan maupun sekolah.
"Bahasa daerah adalah identitas kita. Kalau kita tidak menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, lama-lama bahasa itu bisa hilang. Karena itu penting bagi keluarga, sekolah, dan pemerintah untuk bersama-sama menjaga dan mengajarkannya kepada generasi muda," ujar Siti Norma Marjanu.
Selain melalui pendidikan formal, pelestarian bahasa daerah juga dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga kebudayaan serta Forum Komunikasi Pemangku Adat di Sulawesi Tengah. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat penggunaan bahasa daerah dalam kegiatan adat, budaya, hingga kegiatan masyarakat.
Berbagai kegiatan budaya, diskusi kebahasaan, hingga pengenalan bahasa daerah dalam ruang publik juga menjadi bagian dari langkah menjaga eksistensi bahasa lokal di tengah perkembangan zaman.
Dengan berbagai upaya tersebut, bahasa daerah di Sulawesi Tengah diharapkan tidak hanya tetap bertahan, tetapi juga mampu menjadi bagian penting dalam memperkuat kekayaan budaya nasional dan memperteguh jati diri bangsa Indonesia di tengah dinamika global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....