Jangan Biasakan Charger Tetap di Stopkontak
- 09 Mar 2026 07:57 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kebiasaan membiarkan kepala charger tetap menancap di stopkontak setelah digunakan sering dilakukan banyak orang. Hal ini dianggap sepele karena charger terlihat tidak sedang dipakai. Padahal, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan sejumlah dampak yang perlu diperhatikan.
Salah satu dampaknya adalah mempercepat kerusakan charger. Meskipun tidak sedang mengisi daya perangkat, komponen di dalam charger tetap bekerja karena masih terhubung dengan arus listrik. Kondisi ini membuat komponen elektronik di dalamnya terus aktif dan lama-kelamaan dapat mengalami keausan.
Selain itu, charger yang terus terhubung dengan listrik juga lebih rentan terkena lonjakan tegangan. Ketika terjadi gangguan listrik atau perubahan tegangan secara tiba-tiba, komponen di dalam charger dapat mengalami kerusakan. Bahkan dalam beberapa kasus, sirkuit internal bisa terbakar atau tidak lagi berfungsi dengan baik.
Kebiasaan ini juga dapat menyebabkan pemborosan energi listrik. Walaupun tidak digunakan, charger yang masih menancap di stopkontak tetap mengonsumsi daya listrik dalam jumlah kecil. Fenomena ini dikenal sebagai daya siaga atau “standby power” yang terus mengalir selama charger terhubung ke listrik.
Jika kebiasaan tersebut dilakukan dalam waktu lama, akumulasi konsumsi listrik kecil ini dapat meningkatkan penggunaan energi. Apalagi jika terdapat banyak charger perangkat lain seperti laptop, smartwatch, atau earphone yang juga dibiarkan terpasang. Kondisi ini membuat energi terbuang secara perlahan tanpa disadari.
Di sisi lain, charger yang terus terhubung dengan listrik juga dapat menghasilkan panas. Dalam kondisi tertentu, panas yang berlebihan berpotensi menimbulkan risiko korsleting, terutama jika charger sudah rusak atau memiliki kualitas rendah. Overheating dapat merusak komponen internal dan meningkatkan potensi bahaya listrik.
Karena itu, mencabut charger setelah selesai digunakan menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan. Selain membantu menghemat energi, kebiasaan ini juga dapat menjaga charger tetap awet dan mengurangi risiko gangguan listrik di rumah. Kebiasaan kecil tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi keamanan perangkat elektronik.