Sosialisasi KSB Bangun Budaya Sadar Bencana Masyarakat

  • 13 Feb 2026 23:24 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Upaya membangun budaya sadar bencana terus digencarkan Kelompok Siaga Bencana (KSB) melalui sosialisasi langsung hingga ke tingkat dusun di wilayah Kabupaten Sigi.

Pekerja Kemanusiaan Mercy Corps Indonesia, Hilda Rumambi, mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar adalah masih banyak masyarakat yang menganggap bencana sebagai kejadian yang dipikirkan setelah terjadi. Padahal, kesiapsiagaan harus direncanakan dan didiskusikan bersama keluarga sejak dini.

“Bencana tidak mengetuk pintu. Rencana kesiapsiagaan tidak boleh hanya ada di kepala, tetapi harus disimulasikan dalam keluarga,” jelas Hilda Rumambi dalam program Jaga Malam PRO 2, Senin (09/02/2026).

Ketua KSB Desa Wisolo, Intan, menjelaskan bahwa KSB juga memperkenalkan empat fase status bencana, yaitu Normal, Waspada, Siaga, dan Awas kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi di setiap dusun.

Sementara itu, Sekretaris KSB Desa Namo, Suci, menyebut edukasi kesiapsiagaan dilakukan melalui berbagai forum warga seperti pengajian, kegiatan PKK, dan pertemuan desa agar informasi kebencanaan lebih mudah dipahami masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam sosialisasi terbukti efektif karena informasi kesiapsiagaan lebih cepat tersebar ke keluarga dan lingkungan sekitar.

Melalui kolaborasi antara KSB, masyarakat, dan Mercy Corps Indonesia, diharapkan tercipta masyarakat yang tangguh bencana serta memiliki kesiapan sejak sebelum bencana terjadi, bukan hanya saat kondisi darurat. (MN)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....