Voice Over Jadi Alternatif Karier Kreatif Anak Muda
- 04 Feb 2026 11:44 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Minimnya wadah bagi talenta lokal mendorong munculnya gagasan pembentukan komunitas voice over di Kota Palu. Hal tersebut mengemuka dalam perbincangan Program Sore Ceria PRO 2 Palu, Senin (02/02/2026), bersama Dzaky Najwan, karyawan swasta yang menekuni dunia persuaraan.
Dzaky menilai, potensi anak muda Palu di bidang voice over sebenarnya cukup besar. Namun, keterbatasan ruang belajar bersama membuat banyak talenta berkembang secara mandiri tanpa arahan dan pendampingan yang berkelanjutan.
“Sebenarnya banyak orang Palu yang punya bakat voice over, cuma belum ada wadahnya,” ujar Dzaky.
| Baca juga: Nada Deep, Up, dan Energik dalam Voice Over |
Ia menyebut, hingga saat ini komunitas voice over di wilayah Sulawesi masih terpusat di kota-kota besar. Kondisi tersebut membuat talenta daerah harus belajar secara otodidak dan mengandalkan pengalaman pribadi.
Menurut Dzaky, keberadaan komunitas memiliki peran penting sebagai ruang berbagi pengetahuan, latihan bersama, hingga membangun kepercayaan diri. Selain itu, komunitas juga dapat menjadi jembatan kolaborasi antar kreator lokal.
“Kalau ada komunitas, kita bisa belajar bareng, sharing teknik, dan saling support,” katanya.
Dzaky menambahkan, komunitas voice over tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai sarana membuka peluang kerja dan jejaring di industri kreatif. Dengan kolaborasi, potensi lokal dinilai lebih mudah dikenal secara luas. Ia berharap, ke depan anak muda Palu tidak hanya menjadi penikmat konten digital, tetapi juga mampu berperan sebagai produsen kreatif yang aktif dan produktif.
Dzaky optimistis, dengan dukungan ruang yang tepat dan semangat kolaborasi, potensi kreatif generasi muda di daerah dapat berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi industri kreatif nasional. (MN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....