Polres Donggala Tanam Jagung Kuartal I 2026 Serentak Nasional
- 09 Mar 2026 08:20 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala - Polres Donggala mengikuti kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 dalam rangka mendukung program swasembada jagung nasional. Minggu, 8 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri bersama jajaran kepolisian di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Kabupaten Donggala, kegiatan penanaman jagung dilaksanakan di area Huntap Ganti, Kelurahan Ganti, Kecamatan Banawa dengan luas lahan penanaman sekitar 1 hektar.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari,S.I.K.,M.Si yang didampingi Wakapolres Donggala Kompol Sulardi,S.H.,M.H, serta turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Donggala,dan sejumlah undangan dari instansi terkait.
“Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah dan unsur pertanian, di antaranya perwakilan Camat Banawa, Lurah Ganti, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Donggala, Kepala BPP Pertanian Kabupaten Donggala, serta Koordinator Penyuluh BPP Banawa.” Terang AKP Bagiri Kabagsumda
Secara nasional, kegiatan tanam raya jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dengan luas lahan penanaman mencapai 50 hektar, yang diikuti oleh jajaran kepolisian di berbagai daerah melalui sambungan virtual.
Kapolres Donggala menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, khususnya komoditas jagung sebagai salah satu bahan pangan strategis.
“Melalui kegiatan penanaman jagung serentak ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung serta mendorong terwujudnya swasembada pangan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan di bidang pertanian sangat penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan pangan masyarakat melalui peningkatan ketersediaan pangan, keterjangkauan, konsumsi pangan dan gizi, serta keamanan pangan yang berbasis pada bahan baku, sumber daya, dan kearifan lokal.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Donggala dan Indonesia secara umum.” Tutupnya.