Karhutbunla Bakar Tiga Hektare Lahan di Desa Pandan Dulang

  • 01 Sep 2026 21:49 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Pandan Dulang, Kecamatan Lawang Wetan, Musi Banyuasin pada Selasa, 1 September 2026, membakar sekitar tiga hektare lahan.
  • Petugas gabungan bergerak cepat untuk memadamkan api agar tidak meluas ke wilayah sekitar.
  • Lahan yang terbakar didominasi oleh semak belukar dengan karakter tanah mineral, bukan kawasan gambut.

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Kebakaran hutan dan lahan (karhutbunla) membakar sekitar tiga hektare lahan di Desa Pandan Dulang, Kecamatan Lawang Wetan, Musi Banyuasin. Petugas gabungan bergerak cepat memadamkan api agar tidak meluas ke wilayah sekitar.

Kebakaran terjadi pada Selasa, 1 September 2026, di area yang didominasi semak belukar. Lahan tersebut diketahui memiliki karakter tanah mineral dan bukan kawasan gambut.

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.30 WIB. Tim penanggulangan bencana langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Staf Pusdalops sekaligus Humas BPBD Muba Rivo Handoko mewakili Kepala Pelaksana BPBD Muba Marko Susanto menjelaskan tindakan dilakukan setelah laporan masyarakat diterima. Petugas segera mengerahkan personel menuju titik kebakaran.

"Tim langsung bergerak setelah menerima laporan kebakaran," ujar Rivo.

BPBD Muba bersama Basarnas dan warga menggunakan satu unit pompa Mini Strike untuk memadamkan api. Petugas memanfaatkan kolam sekitar lokasi sebagai sumber air selama proses pemadaman.

Sebanyak empat personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BPBD Muba diterjunkan ke lokasi. Dua personel Basarnas juga membantu proses pengendalian kebakaran bersama masyarakat.

Rivo menjelaskan api menyebar pada beberapa titik sehingga proses pemadaman membutuhkan penanganan menyeluruh. Petugas memastikan seluruh area terbakar mendapat penyiraman untuk mencegah api kembali muncul.

"Api tersebar di beberapa titik sehingga pemadaman dilakukan secara menyeluruh," katanya.

Selain pemadaman, petugas melakukan proses pendinginan pada area terdampak kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi bara yang masih tersisa di dalam lahan.

BPBD Muba mencatat luas lahan terbakar mencapai sekitar tiga hektare. Petugas juga melakukan dokumentasi dan pendataan sebagai bagian dari laporan penanganan kejadian.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 19.08 WIB. Setelah kondisi lokasi dinyatakan aman, tim kembali ke posko masing-masing.

Penanganan karhutbunla melibatkan BPBD Muba, Basarnas, dan masyarakat sekitar. Kolaborasi tersebut membantu mempercepat pengendalian api di beberapa titik kebakaran.

BPBD Muba mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran saat kondisi lahan kering. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api.

Peristiwa kebakaran di Desa Pandan Dulang masih dalam pemantauan petugas. Penyebab munculnya api belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan selesainya proses pemadaman awal, petugas melanjutkan pemantauan terhadap lokasi terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....