Polres Ogan Ilir Siagakan 124 Personel Antisipasi Karhutla di Tiga Wilayah

  • 24 Agt 2026 19:00 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polres Ogan Ilir mengerahkan 124 personel untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Ilir.
  • Apel siaga dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti pada Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB.
  • Kesiapsiagaan ini bertujuan memastikan kesiapan personel dan mempercepat pergeseran pasukan untuk respons cepat terhadap potensi titik api.

RRI.CO,ID, Ogan Ilir - Polres Ogan Ilir menyiagakan 124 personel untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus mempercepat respons terhadap potensi titik api di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Kesiapsiagaan tersebut diawali dengan apel siaga yang dipimpin Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti. Minggu, 23 Agustus 2026.

Apel siaga yang digelar sekitar pukul 15.00 WIB di Lapangan Utama Polres Ogan Ilir tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel sekaligus mempercepat pergeseran pasukan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk menangani karhutla.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan personel dalam merespons setiap informasi mengenai titik api. Personel diminta segera melakukan pengecekan dan penanganan agar api tidak berkembang dan meluas.

“Kita harus siap bergerak kapan pun dibutuhkan. Setiap informasi mengenai titik api harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai api sudah meluas baru kita bergerak,” ucap Rizka.

Usai apel, Kapolres bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Ogan Ilir dan personel melanjutkan kegiatan dengan patroli serta pemantauan kawasan yang dinilai rawan karhutla.

Untuk memperluas jangkauan pemantauan, rute patroli dibagi menjadi tiga wilayah, yakni Indralaya Induk, Indralaya Utara dan Indralaya Selatan. Pembagian tersebut diharapkan mempercepat pergerakan personel ketika ditemukan indikasi kebakaran.

Sebanyak 124 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut dan dibagi menjadi dua regu sesuai jadwal siaga masing-masing. Skema ini diterapkan agar kesiapan personel tetap terjaga dan setiap laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

Selama patroli, personel memantau kondisi lahan, keberadaan asap, indikasi titik api serta aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu kebakaran. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap ancaman karhutla.

Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, kebun maupun sampah secara sembarangan.

“Patroli ini bukan hanya untuk mencari titik api tetapi juga sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kita berikan edukasi dan imbauan agar masyarakat bersama-sama mencegah karhutla,” ucap Kapolres.

Rizka juga mengingatkan personel agar mengutamakan keselamatan selama menjalankan tugas di lapangan. Koordinasi dengan TNI, Manggala Agni, BPBD, pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya juga diminta terus diperkuat dalam pencegahan maupun penanganan karhutla.

Melalui apel siaga, pembagian regu, percepatan pergeseran pasukan dan patroli, Polres Ogan Ilir berupaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla. Pemantauan di tiga wilayah tersebut diharapkan mampu mendeteksi dan menangani potensi kebakaran sedini mungkin.

Polres Ogan Ilir mengajak masyarakat turut berperan mencegah karhutla dengan tidak membakar lahan, kebun maupun sampah secara sembarangan. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....