Kabut Asap Menebal, Pemkot Palembang Sebar 16.500 Masker
- 24 Agt 2026 11:16 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pemerintah Kota Palembang membagikan 16.500 masker gratis kepada masyarakat pada Senin, 24 Agustus 2026 untuk mengantisipasi dampak kabut asap karhutla.
- Pembagian masker dipimpin oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama jajaran Forkopimda dan kepala OPD Pemkot Palembang.
- Kegiatan pembagian masker menyasar tiga titik persimpangan dengan aktivitas kendaraan cukup padat di Kota Palembang.
RRI.CO.ID, Palembang - Indeks Standar Pencemaran Udara atau ISPU Kota Palembang mencapai 195 pada Senin, 24 Agustus 2026. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat dan mendorong Pemkot Palembang membagikan 16.500 masker gratis.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa memimpin langsung pembagian masker bersama Forkopimda dan kepala OPD Pemkot Palembang. Pembagian dilakukan di tiga persimpangan yang memiliki aktivitas kendaraan cukup padat.
Sebanyak 2.000 masker dibagikan di Simpang Charitas yang dipimpin langsung Ratu Dewa. Sebanyak 2.000 masker lainnya dibagikan di Simpang Lima Lampu Merah DPRD Sumsel.
Asisten I Pemkot Palembang Sulaiman Amin memimpin pembagian masker di Simpang Lima DPRD Sumsel. Sementara Asisten III Ahmad Bastari Yusak memimpin pembagian masker di Simpang Lampu Merah Flyover Polda Sumsel.
“Hari ini kita membagikan sebanyak 16.500 masker di tiga titik, yaitu Simpang Charitas, Simpang Lima DPRD, dan Simpang Polda. Masker juga dibagikan ke 18 kecamatan di Kota Palembang,” ujar Ratu Dewa.
Pemkot Palembang juga menyalurkan masker kepada Kejari Palembang, Dandim 0418, dan Polrestabes Palembang. Masing-masing instansi menerima sebanyak 500 masker untuk mendukung perlindungan masyarakat dari paparan kabut asap.
Sebanyak 500 masker juga diberikan kepada masing-masing 18 kecamatan di Kota Palembang. Distribusi tersebut dilakukan untuk memperluas perlindungan masyarakat selama kondisi kualitas udara belum membaik.
Kabut asap yang semakin tebal dipicu kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat melalui peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut.
Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat 9.313 kasus ISPA sepanjang 1 hingga 21 Agustus 2026. Ratu Dewa meminta masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
“Apabila masyarakat mengalami gangguan pernapasan, segera periksakan diri ke puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan,” katanya.
Pemkot Palembang memastikan seluruh fasilitas kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kabut asap. Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada lansia, ibu hamil, balita, serta penderita asma, jantung, diabetes, dan TB paru.
“Kondisi ISPU Kota Palembang pagi ini mencapai 195 dan masuk kategori tidak sehat. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....