Pempek DWK Bertahan dengan Kualitas dan Inovasi
- 07 Apr 2026 13:33 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Di tengah tantangan bahan baku dan kenaikan biaya produksi, UMKM Pempek DWK tetap mampu bertahan dengan menjaga kualitas dan inovasi produk. Konsistensi ini menjadi kunci eksistensi di pasar kuliner.
Brand DWK merupakan singkatan dari “Dapur Wongkito” yang disederhanakan saat proses pendaftaran. Usaha ini awalnya dirintis di Depok sebelum berkembang di Palembang.
Owner Pempek DWK Nur Shobah mengungkapkan tantangan terbesar saat merintis usaha di luar daerah. Ketersediaan ikan gabus berkualitas menjadi kendala utama produksi.
| Baca juga: Omokase Hadirkan Pempek Ala Jepang |
“Struggle terbesar kami waktu di Depok adalah mencari ikan gabus berkualitas dan konsisten,” ujarnya, Senin 6 April 2026. Hal ini cukup memengaruhi kelancaran usaha.
Setelah kembali ke Palembang, ketersediaan bahan baku menjadi lebih mudah. Kondisi ini membantu menjaga kualitas produk tetap stabil.
Dalam program Dialog UMKM Bicara, Pempek DWK memperkenalkan berbagai produknya kepada publik. Jenis pempek yang ditampilkan meliputi keriting, lenjer, hingga adaan.
Seluruh produk dibuat tanpa penyedap rasa atau non-MSG. Hal ini menjadi nilai tambah bagi konsumen yang mengutamakan kualitas dan kesehatan.
Selain kualitas, strategi penjualan juga disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan.
Produk dikirim dalam kondisi vakum untuk menjaga kesegaran selama distribusi. Cara ini dinilai efektif menjangkau konsumen di luar daerah.
“Selama Ramadan, pengiriman meningkat dan produk dikirim dalam kondisi vakum,” ujarnya. Strategi ini memperluas jangkauan pasar.
Dari sisi harga, Pempek DWK tetap menjaga keterjangkauan dengan harga mulai Rp3.000 per buah. Namun kenaikan harga bahan kemasan menjadi tantangan tersendiri.
Meski menghadapi berbagai kendala, Pempek DWK tetap berkomitmen menjaga kualitas dan cita rasa. Konsistensi dan adaptasi menjadi kunci keberlangsungan usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....