Pemerintah Provinsi Sumsel Terima Penghargaan Melalui Program Sultan Muda

  • 30 Agt 2026 12:23 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Bekasi- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Financial Literacy Award (FLA) 2026. Capain itu masuk dalam Kategori Pemerintah Daerah Tingkat Provinsi dengan Program Literasi Keuangan Terbaik melalui Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Puncak Bulan Literasi Keuangan dan Hari Indonesia Menabung Tahun 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat 28 Agustus 2026. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi kepada Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujan.

Turut mendampingi Duta Literasi Sumatera Selatan dan Anggota DPD RI Dapil Sumatera Selatan Ratu Tenny Leriva. Capaian ini menjadi pengakuan atas konsistensi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Industri Jasa Keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem Literasi dan Inklusi Keuangan yang terintegrasi dengan pengembangan kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan sebelumnya berhasil melalui tahapan seleksi nasional. Pada tahapan wawancara dan penjurian yang dilaksanakan pada 28 Juli 2026 kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memaparkan strategi pengembangan literasi dan inklusi keuangan.

Pemaparan itu melalui pendekatan kewirausahaan dengan semangat “Literasi Keuangan Melahirkan Wirausaha, Wirausaha Menggerakkan Pembangunan Daerah. Financial Literacy Award 2026 menilai melalui indikator jangkauan wilayah dan frekuensi, keberlanjutan, inisiatif, inovasi, kolaborasi, pemenuhan materi edukasi keuangan, serta dampak terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang menyampaikan capaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan terkait. “Penghargaan ini tentu bukan menjadi titik akhir, melainkan penyemangat bagi kita untuk terus memperkuat kolaborasi yang berdampak, “ tegasnya.

Secara substantif, indikator tersebut tercermin dalam lima kekuatan utama Program 100.000 Sultan Muda. Yaitu emerataan dan keberlanjutan program, inisiatif dan kolaborasi multipihak, inovasi program dan infrastruktur pendukung, penguatan literasi yang terhubung dengan inklusi keuangan, serta dampak nyata terhadap pemberdayaan ekonomi dan pengembangan UMKM.

Program 100.000 Sultan Muda mengintegrasikan edukasi keuangan, penguatan kapasitas usaha, pendampingan, digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, business matching, inkubasi usaha, hingga pembukaan akses pasar dan ekspor. Hingga Juli 2026, telah berhasil menghimpun 10.951 anggota.

“Himpunan anggota itu didukung pelaksanaan 182 kegiatan yang menjangkau lebih dari 56.600 peserta di Sumatera Selatan. Program juga terus memperkuat daya ungkit terhadap UMKM melalui pendampingan usaha, perluasan akses pembiayaan produktif, digitalisasi, business matching, serta fasilitasi akses pasar dan ekspor komoditas unggulan Sumatera Selatan,” ungkap Cik Ujang.

Melalui pendekatan tersebut, literasi dan inklusi keuangan diarahkan untuk mendorong pelaku usaha menjadi semakin bankable, adaptif, produktif, dan berdaya saing.

Duta Literasi Sumatera Selatan Ratu Tenny Leriva menyampaikan peningkatan literasi keuangan perlu diarahkan pada perubahan perilaku serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengambil keputusan keuangan yang tepat dan produktif.

“Melalui Program 100.000 Sultan Muda Sumsel, semangat literasi diwujudkan secara nyata dengan mendorong generasi muda menjadi lebih berdaya, mandiri, dan produktif. Semoga penghargaan ini menjadi energi baru untuk terus memperluas manfaat literasi keuangan bagi kesejahteraan masyarakat. Salam literasi, literasi untuk kesejahteraan.” ujar Ratu Tenny.

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menambahkan OJK sebagai Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) terus memperkuat perannya sebagai ecosystem enabler. Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Daerah, industri jasa keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Kolaborasi ini untuk memastikan peningkatan literasi diikuti dengan perluasan inklusi dan pemanfaatan layanan keuangan secara produktif. Berbagai upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi Program 100.000 Sultan Muda,” ujarnya.

Sehingga diharapkan Arifin pembangunan ekonomi Sumatera Selatan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penciptaan wirausaha baru, perluasan lapangan kerja, peningkatan akses pembiayaan produktif, penguatan daya saing UMKM, serta perluasan pasar produk unggulan daerah menuju Sumatera Selatan Maju Terus Untuk Semua.

RRR

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....