Pemkab Muba Tingkatkan PAD dengan Optimalisasi Penerimaan Pajak

  • 13 Jul 2026 19:05 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Pemerintah Kabupate Musi Banyuasin (Muba) menerapkan sejumlah strategi optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara maksimal, tertib, adil dan sesuai peraturan perundang-undangan. Optimalisasi itu guna mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris BPPRD Muba, Muhammad Hatta, menyebut, strategi yang dilakukan secara Intensifikasi dan ekstensifikasi terhadapa penerimaan pajak. Secara intensifikasi dengan memaksimalkan potensi penerimaan dari Wajib Pajak yang sudah terdaftar dan tercatat dalam sistem perpajakan daerah.

“Tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan pelaporan dan pembayaran pajak, memastikan perhitungan sesuai ketentuan hukum, menutup celah kekurangan bayar, serta mempercepat penyelesaian tunggakan pajak,” jelasnya dalam Rapat Koordinasi Satgas Optimalisasi PAD Senin, 13 Juli 2026.

Menuruttnya metode intensifikasi dilakukan melalui pembinaan, pengawasan, penelitian, verifikasi, pemeriksaan, penetapan, penagihan, hingga penegakan hukum. Sementara metode ekstensifikasi yang dilakukan meliputi pemetaan potensi, pengumpulan data, pendataan, verifikasi lapangan, pendaftaran, hingga penetapan

“Eksistensifikasi merupakan upaya untuk memperluas basis pajak dengan menemukan, mendata, dan mendaftarkan objek serta subjek pajak baru yang belum terdaftar. Tujuannya untuk menggali potensi pajak yang belum tergali, menambah jumlah Wajib Pajak, memperluas cakupan penerimaan, serta mencegah celah penghindaran kewajiban karena belum terdaftar.," tandasnya.

Rapat Koordinasi Satgas Optimalisasi Daerah diikuti sejumlah instasi yang tergabung. Rapat dipimpin oleh Bupati Muba Toha Tohet melalui Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Muba Ardiansyah. Dalam arahannya, Ardiansyah menegaskan komitmen Pemkab untuk terus meningkatkan capaian PAD dan meminta seluruh tim bekerja lebih optimal.

"Tim PAD harus siap meningkatkan PAD. Apalagi Dana Bagi Hasil (DBH) juga sangat penting untuk pembangunan. Karena itu lakukan perbaikan target dan lakukan penyesuaian. Jangan sampai target yang kita tetapkan tidak realistis dengan potensi yang ada di lapangan," ungkap Ardiansyah.

Ia juga menekankan, pentingnya sinergi antar perangkat daerah agar setiap potensi pendapatan dapat digali dan dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat Muba. “Semua pihak yang tergabung dalam Satgas harus berkolaborasi bersama dalam upaya meningkatkan PAD Kabupaten Muba,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....